
Bangli, DENPOST.id
Salah seorang warga Banjar Payuk, Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Bangli, I Dewa Made Putra Sandi (33), ditemukan tewas di dalam parit, Senin (14/2/2022) sore. Polisi menduga korban tak bisa menyelamatkan diri saat terjatuh, sebab korban diketahui punya riwayat penyakit epilepsi.
Kasi Humas Polres Bangli, Iptu I Wayan Sarta, Selasa (15/2/2022) mengungkapkan, berdasarkan keterangan pihak keluarga, Senin sekitar pukul 15.00, korban diketahui berangkat ke ladang untuk mencari buah kelapa yang jatuh akibat guyuran hujan dan angin kencang. Namun karena kondisi pinggiran parit licin, korban diduga berjalan di pinggir parit kemudian terpeleset lalu jatuh ke dalam parit. “Saat itu korban sendirian, jadi tidak ada yang menolong hingga yang bersangkutan meninggal di lokasi,” sebut Sarta.
Lebih lanjut dikatakan, tubuh korban pertama kali ditemukan saksi I Nyoman Katun (45), seorang petani dan juga warga setempat. Selanjutnya saksi memanggil
Kelian Dusun Banjar Payuk untuk membantu mengangkat korban dari dalam parit untuk dievakuasi ke pinggir parit. “Menjelang petang laporannya baru kita terima. Saat itu anggota langsung cek ke lokasi baik TKP maupun rumah korban,” sambungnya.
Dikatakan Sarta, pada tubuh korban tak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Kuat dugaan saat terjatuh penyakit epilepsi yang dideritanya kambuh sehingga tak mampu menyelamatkan diri. “Pihak keluarga juga sudah mengikhlaskan terlebih korban memang diketahui punya riwayat sakit epilepsi,” kata Sarta. (128)