Mendarat di Bandara Ngurah Rai, Singapore Airlines Angkut 159 Penumpang dan 112 WNA

picsart 22 02 16 19 10 39 512
TIBA DI BANDARA - Penumpang penerbangan perdana dari Singapore Airlines, saat tiba di Bandara Ngurah Rai.

Kuta, DENPOST.id

Setelah penerbangan perdana Garuda Indonesia dari Jepang, beberapa waktu lalu, pada Rabu (16/2/2022), giliran Singapore Airlines mendarat di Bandara Ngurah Rai. Maskapai SQ938 ini, membawa 159 penumpang yang terdiri dari 47 WNI, dan 112 WNA, serta 13 awak.

Kedatangan pesawat yang tiba di Bandara Ngurah Rai pada pukul 12.00 Wita ini, mendapat pemantauan langsung dari Gubernur Bali, Wayan Koster, bersama Wagub Tjokorda Artha Ardana Sukawati (Cok Ace), serta pihak bandara.

Baca juga :  Tangkap Gurita di Laut, Nelayan Hilang di Perairan Nusa Dua

Koster mengaku senang karena semua proses berjalan lancar. Dari mendarat hingga pemeriksaan di Imigrasi, Test PCR dan lainnya sudah semua berjalan baik dan sesuai prosedur prokes yang ditetapkan. Dia mengaku tidak mmelihat adanya kelambatan pelayanan.

Hal ini, menurut dia sebagai ujian dalam menyambut kedatangan wisatawan mancanegara (Wisman) ke depannya. Dia juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak, baik itu Angkasa Pura, Otban, Lanud dan TNI-Polri dan lainnya yang telah mendukung proses tersebut. “Jadi, semua berjalan lancar dan tidak ada yang seram-seram,” imbuhnya.

Baca juga :  Klungkung Akan Terapkan Aplikasi PeduliLindungi di Pasar Tradisional

Setelah menjalani proses tahapan yang harus dilalui, wisatawan ini langsung menuju kendaraan yang sudah siap mengantar ke hotel mereka.
Koster juga mengungkapkan dirinya juga sudah menerima surat dari pihak Jet Star yang akan merencanakan penerbangan pada, 16 Maret 2022. Selain itu, dia mengaku sudah berkoordinasi dengan Dirut Garuda Indonesia untuk melaksanakan penerbangan dari Australia langsung ke Bali.

Hal itu, kata dia, sudah disetujui dan direncanakan penerbangan akan dimulai pada, 4 Maret 2022, dari Sidney menuju Denpasar. Dia berharap nantinya akan semakin banyak penerbangan Internasional yang datang ke Bali, seiring dibukanya penerbangan untuk semua negara oleh pemerintah.

Baca juga :  Ditinggal Swafoto, Bocah Tewas di Kolam Villa

Pihaknya juga terus berkomunikasi dengan Menteri Perhubungan dan Menteri Pariwisata terkait kunjungan wisman ke Bali tersebut. Selain itu, dia juga mengaku telah mengupayakan pengurangan masa karantina dari tadinya 7 hari menjadi 5 hari dan per hari ini sudah menjadi 3 hari. (113)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini