Selaras Isu Prioritas G20, BRI Hadirkan BRIBRAIN Academy dan Kembangkan Artificial Intelligence

picsart 22 02 20 17 59 13 153
UMKM - Kebangkitan UMKM ini menjadi angin segar bagi pertumbuhan bisnis PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Jakarta, DENPOST.id

Digital literacy dan digital talent menjadi salah satu dari tiga isu prioritas presidensi G20 Indonesia 2022. G20 menyadari perlunya bekerjasama untuk mewujudkan jaringan digital-people-connectivity. Hal tersebut, penting untuk semakin membantu para pelaku usaha dan pelaku bisnis digital untuk tetap inovatif dan sejahtera di era ekspansi ekonomi digital ini.

Selaras dengan hal tersebut, sebagai bank yang terus-menerus menjalankan transformasi digital, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI berinisiatif menggali potensi talenta digital Indonesia, di bidang data science, artificial intelligence dan machine learning melalui BRIBRAIN Academy. Hal ini dijalankan lewat kolaborasi dengan berbagai lembaga riset, universitas hingga komunitas.

Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI, Indra Utoyo mengatakan BRIBRAIN merupakan salah satu pusat otak BRI yang berbasis AI. BRIBRAIN Academy, kata dia, dihadirkan sebagai program menyeluruh untuk mengembangkan inisiatif dan memupuk talenta AI. Mereka akan mendapat bekal dan fungsi leadership, R and D, support dan pelatihan. “Diharapkan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, BRI dapat mengembangkan kapabilitas BRIBRAIN melalui penciptaan inovasi yang value-driven, melatih dan mempersiapkan talent pool dalam bidang AI sekaligus memperkaya keragaman data yang dimiliki BRI,” ungkapnya.

BRIBRAIN Academy menyediakan open sandbox, sehingga talenta-talenta AI dan partner kolaborasi dapat mencoba pengolahan data hingga membuat model dengan menggunakan real financial use cases dari BRI. Kehadiran BRIBRAIN Academy juga akan semakin memperkuat kapabilitas digital BRI, seperti meningkatkan risk management excellence dan cybersecurity melalui credit scoring hingga fraud and risk analytics.

Baca juga :  Bupati Bangli Serahkan Sembako bagi Anggota Subak Tampa Dehe

Adapun wujud kolaborasinya, yakni melalui penyelenggaraan kompetisi Financial Data Challenge 2022, bersama PT Sharing Vision. Kompetisi tersebut, membuka peluang bagi seluruh mahasiswa hingga praktisi Data Science dan AI untuk mendapat kesempatan bekerja di BRI dan membangun kapabilitas AI bagi industri keuangan.

Sementara Founder Expert Sharing Vision sekaligus dosen STEI ITB, Dimitri Mahayana mengatakan BRI telah menjadi yang terdepan di industri perbankan dalam mengembangkan pemanfaatan AI/ML. β€œBRI terus meningkatkan layanan keuangan, sehingga kegiatan ini penting diikuti oleh talenta AI dari berbagai lapisan di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Baca juga :  Dongkrak Penjualan Produk, BRI Gandeng Beemarket.id Dukung UMKM Go Digital

Nantinya, peserta diminta untuk membangun model analisis data hingga evaluasi berdasarkan dataset yang diberikan. Dimulai sejak 14 Februari 2022, kompetisi ini dapat diikuti oleh seluruh praktisi Data Science dan AI dari seluruh Indonesia. Informasi lebih detail mengenai Financial Data Challenge 2022 dapat mengunjungi http://sharingvision.com/financial-data-chalengge-2022/.

Sebagai hybrid bank, selama ini BRI telah memadukan kekuatan jaringan fisik yang didukung lebih dari 9.000 kantor cabang, e-channels, serta lebih dari 500.000 agen lakupandai BRILink. Kekuatan tersebut, didukung dengan kapabilitas digital yang telah berkembang pesat dalam lima tahun perjalanan transformasi digital BRI.

Baca juga :  Bangli Kembali Terima 2.510 Vial Vaksin Covid -19

Perseroan meyakini, BRIBRAIN dapat menyempurnakan customer engagement dan menciptakan smart service and operational yang solutif bagi segala kebutuhan nasabah. (a/111)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini