Kasus Penyu Hijau, Seorang Nelayan Ditetapkan Sebagai Tersangka

picsart 22 02 21 20 34 51 634
TERSANGKA - Seorang nelayan asal Pengambengan, Kecamatan Negara, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus sembilan ekor penyu hijau.

Negara, DENPOST.id

Salah seorang nelayan berinisial S (57) asal Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus sembilan ekor penyu hijau yang diamankan Polres Jembrana.

Kapolres Jembrana, AKBP I Dewa Gde Juliana, Senin (21/2/2022), mengatakan tersangka yang seorang nelayan ini dijerat pasal yang disangkakan, yakni Pasal 21 ayat (2) huruf a Yo. Pasal 40 ayat (2) dan atau Pasal 21 ayat (2) Yo. Pasal 40 ayat (4) UURI nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya,
dengan ancaman hukuman untuk Pasal 21 ayat (2) Yo pasal 40 ayat (2) pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan pidana denda paling banyak
Rp100 juta. Untuk Pasal 21 ayat (2) Yo pasal 40 ayat (4) pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan pidana denda paling banyak Rp 50 juta.

Baca juga :  Antisipasi PMK, UD Sumbersari Melaya Diawasi Tim Gabungan

S ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan keterangan saksi Mohamad Ansori. Di mana, Mohamad Ansori mengatakan bahwa dirinya hanya sebagai penguras perahu dan disuruh memindahkan perahu tersebut, dari area perairan Kampung Kedungen, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, menuju area perairan Pelabuhan Ikan Pengambengan.

Karena disuruh oleh tersangka S yang merupakan pemilik dari sembilan ekor satwa penyu yang ada dibawah geledak perahu fiber, sehingga dilakukan penangkapan terhadap tersangka S. Dari keterangan tersangka S, bahwa penyu tersebut diperoleh dari Alas Purwo, Banyuwangi dengan cara menjaring pada 15 Februari 2022, dan balik ke Pengambengan pada 17 Februari 2022 sekira pukul 12.00 Wita, dengan mengangkut sembikan ekor penyu yang masih hidup kemudian menyandarkan sampan tersebut di sekitar Pantai Kampung Kedunen, Pengambengan, agak ke tengah selanjutnya tersangka S pulang.

Baca juga :  Diduga Depresi, Siswa asal Papua Teriak dan Nangis di Dasar Jurang

Menurut pengakuan tersangka S, bahwa rencananya sembilan ekor penyu akan dijual kepada orang yang mau membeli, namun keburu ditangkap oleh petugas kepolisian.

Adapun barang bukti yang diamankan, yakni sembilan ekor penyu dalam keadaan hidup berbagai ukuran, satu unit sampan fiber warna putih motif bunga lengkap dengan mesin dan tiga gulung jaring untuk menangkap penyu.

Tersangka S mengaku baru pertama kali menangkap penyu dan tidak tahu kalau penyu hijau adalah hewan dilindungi. Penyu hijau yang dititipkan di penangkaran penyu, menurut Kapolres Jembrana dalam kondisi sehat dan akan segera dilepasliarkan ke habitatnya. (120)

Baca juga :  Jadi Ajang Nostalgia, "Bajang-Bajang Imalunan" Banjar Paketan Tampil dalam Malam Gembira

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini