Pengedar Belasan Kilogram SS Diupah Rp 65 Juta

bandar 1
TUNJUKKAN BB - Polisi menunjukkan barang bukti (BB) narkoba berupa ratusan bungkus plastik yang berisi SS.

Padangsambian, DENPOST.id

Pemasok belasan kilogram sabu-sabu (SS) serta hampir seribu butir ekstasi yang disita dari dua orang pengedar yakni Muhamad Ansar (25) dan Aulia Rahman (29) masih diburu polisi. Barang bukti narkoba yang ditaksir bernilai Rp 30 miliar itu diyakini dikendalikan dua bandar besar jaringan nasional inisal M dan F asal Kalimantan Selatan.

Kapolresta Denpasar, AKBP Bambang Yugo Pamungkas;didampingi Kasat Narkoba, Kompol Losa Lusiano Araujo, mengaku masih mengembangkan keterangan kedua tersangka. “Kami masih buru pemasoknya. Peredaran ini modusnya jaringan terputus,” ucapnya, Selasa (22/2/2022).

Baca juga :  Mobil Pelajar SMA Terguling dan Terbakar

Kedua tersangka merupakan pemain baru yang belum pernah tertangkap sebelumnya. “Mereka mendapatkan perintah dari M dan F untuk mengambil narkoba dari hotel. Kemudian mereka bawa ke kosnya untuk dipecah dan diedarkan. Jaringan ini yang masih kami selidiki,” kata Bambang.

Setelah diinterogasi, kedua tersangka mengaku sebagai kurir yang membawa SS tersebut. Mereka dikendalikan oleh M dan F yang memberi upah sebesar Rp 65 juta. “Barang bukti sabu itu berasal dari luar dan masuk ke Bali. Tersangka bertugas mengambil, membawa dan mengedarkan. Mereka disuruh oleh M dan F dengan bayaran Rp 65 juta. Keduanya masih dikejar,” ujarnya.

Baca juga :  Tabrak Penjor dan Trotoar, Mobil Pengangkut Tabung Gas Terbakar

Dilanjutkannya, terungkapnya kasus peredaran narkoba ini, berawal dari penyelidikan anggota Sat Resnarkoba Polresta Denpasar. Kemudian dibentuk tim khusus. “Kami membentuk tim, mencari informasi melakukan evaluasi dan membuka jaringan,” ucap Bambang.

Hampir sebulan melakukan penyelidikan dan pengintaian, kemudian pada Sabtu 19 Februari 2022, sekitar pukul 16.00, kedua tersangka dibekuk di parkir Cyloam Residence Kuta, Badung. “Saat itu mereka membawa 1 kg SS yang disembunyikan di dalam tasnya,” bebernya.

Baca juga :  Perawatan PDP dan Pasien Positif Bakal Dipusatkan di Unud

Kedua tersangka lantas digiring ke kosnya di Jalan Gelogor Carik Gang, Jambu Banjar Gelogor Carik, Pemogan, Denpasar Selatan. Dalam penggeledahan tersebut disita barang bukti 128 bungkus plastik besar dan kecil berisi 18,5 kg SS dan 984 butir ekstasi serta serbuk ekstasi seberat 427 gram. “Barang bukti itu baru beberapa minggu diambil dari salah satu hotel di wilayah Kuta,” imbuhnya. (124)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini