Minim Siswa, 40 SD di Klungkung Diusulkan “Regrouping”

picsart 22 02 24 17 53 02 628
Kadisdik Klungkung, Ketut Sujana.

Semarapura, DENPOST.id

Dinas Pendidikan Klungkung, berencana untuk melakukan regrouping atau menggabungkan sejumlah sekolah dasar (SD) yang memiliki siswa sedikit. Dari 138 SD yang ada di Klungkung, sebanyak 40 sekolah diusulkan untuk regrouping menjadi 20 sekolah. Bahkan sebagian besar SD yang regrouping merupakan sekolah-sekolah yang ada di Kecamatan Nusa Penida.

Kadis Pendidikan Klungkung, Ketut Sujana ketika dikonfirmasi mengatakan kalau pihaknya di Disdik sudah membentuk panitia khusus untuk membahas regroping tersebut. Apalagi, regrouping ini sangatlah penting. Mengingat, banyak sekolah di jenjang SD di Klungkung, yang siswanya terbilang sedikit.

Baca juga :  Polres Klungkung Musnahkan Miras dan Knalpot Brong

“Secara keseluruhan dari kelas I sampai kelas VI kurang dari 60 orang. Oleh karena itu, kita Disdikpora ingin pembelajaran dan juga operasional sekolah lebih efektif dan efisen dengan cara melakukan regrouping,” ujar Sujana, Kamis (24/2/2022).

Selain agar pembelajaran lebih efektif dan efisien, langkah regrouping ini dilakukan untuk mengantisipasi diberlakukannya, peraturan Menteri Pendidikan. Yang mana, sekolah yang siswanya di bawah 60 orang, tidak akan diberikan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Di samping juga untuk pemerataan sebaran pendidik dan tenaga kependidikan.

Baca juga :  Diduga Terlibat Penebasan, Dua Warga Songan Terkapar

“Dari Permendikbud ada disebutkan sekolah yang siswanya kurang dari 60 orang, tidak akan diberi BOS, walaupun sekarang belum berlaku, tapi Kabupaten Klungkung antisipasi itu. Agar tidak mubazir ada gedung, tapi tidak termanfaatkan dengan baik. Oleh karena itu, ada upaya strategis kita lakukan regrouping,” jelasnya.

Sujana juga tidak menampik, mayoritas SD yang akan diregrouping berada di Nusa Penida. Mengingat di lokasi tersebut, banyak terdapat SD yang jumlah siswanya kurang dari 60. Bahkan disebutkan di salah satu sekolah di Desa Ped, yang siswanya hanya 25 orang saja, sehingga rata-rata dalam satu kelas bisa hanya terdiri atas empat atau lima siswa. Kondisi tersebut, tentu sangat jauh dari kata ideal, yakni terdiri atas 28 siswa. (119)

Baca juga :  Rumah Widiana Terbakar, Penyebab Masih Diselidiki

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini