Dua Pelaku Pencuri “Macbook Air” Pelatih Bhayangkara FC Ditangkap

picsart 22 02 24 18 30 09 742
DUA TERSANGKA - Kapolsek Ubud, Kompol I Made Tama, didampingi Kasi Humas Polres Gianyar, AKP Nyoman Hendrajaya, dua tersangka dan barang bukti yang ditunjukkan di Mapolsek Ubud, Kamis (24/2/2022)

Gianyar, DENPOST.id

Tim Opsnal Polsek Ubud, berhasil menangkap dua orang pelaku pencurian dua buah “MacBook Air” dan hardis merek Toshiba milik korban Paul Christopher Munster (39) alamat 34 Coolnasila Park West BT II8 JT Belfast, Irlandia. Dua orang pelaku masing-masing Feri Mananue (45) alamat Perum Griya Bale Bali, Desa Gubug, Tabanan, dan Gede Wahyu Arianta (23) alamat Banjar Dinas Kauh Luan, Desa Jagaraga, Kecamatan Sawan, Buleleng.

Dua orang tersangka yang selama ini berprofesi sebagai sopir freeland itu, ditangkap di kos Gede Wahyu Arianta, di Jalan Iman Bonjol, Denpasar, Senin (7/2/2022).

Kapolsek Ubud, Kompol I Made Tama, didampingi Kasi Humas Polres Gianyar, AKP Nyoman Hendrajaya, di Mapolsek Ubud, Kamis (24/2/2022), mengatakan penangkapan terhadap para pelaku berawal dari laporan korban Paul Christopher Munster yang juga pelatih sepakbola Bhayangkara FC.

Dalam laporan kepada polisi, korban Paul Christoper Munster awalnya bersama saksi Anna Desiree Elisabet tinggal di salah satu vila di Jalan Tirta Tawar, Banjar Kutuh Kaja, Petulu, Ubud, Gianyar, keluar vila untuk acara makan. Usai makan, korban Paul bersama saksi Anna Desiree kembali ke vila.

Baca juga :  Diterjang Banjir, Jembatan Menuju Pura Beji Pesiraman Amblas

Tiba di vila, korban melihat jendela dicongkel dan rusak. Dua buah “MacBook Air” dan satu buah hardis merek Toshiba sudah hilang. Selain itu, korban juga kehilangan passtport, satu buah tas dan uang tunai Rp20 juta, sehingga korban mengalami kerugian mencapai Rp70 juta.

Kapolsek Ubud menjelaskan berdasarkan laporan korban tersebut, tim Opsnal Polsek Ubud ke TKP minta keterangan sejumlah saksi dan melakukan olah TKP. Hasil penyelidikan, dua buah Macbook Air terdeteksi berada di sebuah konter HP di Jalan Teuku Umar, Denpasar. Polisi pun memburu barang bukti (BB). Pemilik konter mengaku BB milik temannya yang sedang rusak dan diperbaiki.

Baca juga :  Dukung Penguatan Fungsi Tahura, Gubernur Jalin Kerja Sama dengan Dirjen Cipta Karya dan DirjenBina Marga PUPR

Selanjutnya BB diamankan polisi dan dibawa ke Mapolsek Ubud. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan pengembangan. Polisi akhirnya mengetahui keberadaan dua pelaku Wahyu Arianta dan Feri Mananue. Dua pelaku yang sama-sama sopir freeland itu, berhasil ditangkap di tempat kos Wahyu Arianta di Jalan Iman Bonjol, Denpasar. Polisi juga berhasil mengamankan hardis milik korban di tempat kos Wahyu Arianta.

Dari hasil intrograsi terhadap dua pelaku mengakui perbuatannya mengambil barang milik korban. Sementara barang barang lainnya milik korban, pelaku mengaku sudah dibuang ke sungai di Jalan Iman Bonjol, Denpasar. Sementara uang hasil kejahatannya sudah dihabiskan untuk biaya hidup keluarga.

Baca juga :  15 Peserta Unjuk Kebolehan di "Diamond Fruits Carving Competition IV"

Atas perbuatannya, tersangka Wahyu Arianta dan Feri Mananue dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (116)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini