Lahir di Bali, Garda Erick Thohir Satu

lahir
DEKLARASI - Deklarasikan relawan Get One (Garda Erick Thohir Satu) pada Selasa (22/2/2022) di Hotel Inna, Kuta. (DenPost/ist)

Kuta, DenPost.id

Garda Indonesia, yang merupakan organisasi masyarakat (ormas), resmi mendeklarasikan relawan Get One ( Garda Erick Thohir Satu) pada Selasa (22/2/2022) di Hotel Inna, Kuta. Dengan tagline “Bangkit Pemuda Menyongsong Masa Depan”, gerakan ini sebagian besar diisi kalangan anak muda yang penuh semangat demi kemajuan bangsa.

Menurut Ketua Umum Garda Indonesia Andy Samsyuddin Iskandar, Garda Indonesia, yang sebelumnya menjadi relawan pemenangan Jokowi di Indonesia Timur, kini kembali hadir untuk memberi dukungan dengan mencetuskan pembentukan relawan Get One yang berpusat di Pulau Dewata.

Baca juga :  Pendapatan ASN di Badung Dipangkas, Dewan Panggil TAPD

Andy Samsyuddin menjelaskan nanti dibuat sususan kepengurusan di masing-masing provinsi di Indonesia. “Tujuan kami agar nanti Pak Erick Thohir bisa maju pada kepemimpinan tahun 2024-2029,” terang pria ramah ini.

Andy menjelaskan deklarasi Get One punya misi untuk Bali agar bangkit. ‘’Pak Erick Thohir adalah sosok visioner. Cara kerja beliau dalam membenahi BUMN maupun sebagai Satgas Penanganan Covid-19 cukup membuahkan hasil,” bebernya.

Baca juga :  Tangkap Pengedar Narkoba, Polisi Amankan 1 Kg SS

Lebih lanjut diungkapkannya  Erick Thohir diyakini mampu membawa ekonomi Indonesia maju dan dapat membawa Indonesia sebagai negara yang jaya. Dengan inilah, Garda Indonesia mengambil langkah inisiatif untuk membentuk relawan bernama Get One.

Untuk di Bali, pihaknya menargetkan minimal dukungan mencapai 80 persen. Hal itu karena Erick Thohir juga telah dikenal masyarakat Bali, lantaran banyak memberi sumbangsih untuk masyarakat Bali, terutama dalam hal kemajuan ekonomi, termasuk pengembangan UKM untuk pemenuhan lapangan pekerjaan.

Baca juga :  Kelihan dan Prajaru Desa Adat Jimbaran Dikukuhkan

Mengenai elektabilitas calon calon, kata Andi Syamsudin, terus bergerak. Erick Thohir yang dipilih oleh Garda Indonesia ini, menurutnya, memang figur yang sangat diharapkan. “Persoalan nanti bagaimana perjuangan Garda Indonesia dalam mendukung elektabilitas, itulah perjuangan kami unuk Get One,” tegasnya.

Generasi muda juga diyakini sebagai pemilih mayoritas saat nanti. Pemilih muda mencapai 75 persen tahun 2024 nanti. ” Tahun 2024 itu, masanya kaum muda,” tandas Andi. (yad)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini