Bubarkan Pengunjung Kafe, Polisi Sita Miras Tanpa Izin 

bubar
BUBARKAN KAFE - Gara-gara melanggar jam malam, pengunjung kafe di Jalan Gatsu barat, Denpasar, terpaksa dibubarkan. Polisi saat itu menyita berbagai miras palsu. (DenPost.id/ist)

Padangsambian, DenPost

Gara-gara melanggar protokol kesehatan (prokes) dan jam malam, Kafe La-tysha Griil and Chill di Jalan Gatot Subroto (Gatsu) barat No. 389, Denpasar, terpaksa dibubarkan polisi pada Rabu (23/2/2022) pukul 23.30. Sedangkan pengelola kafe, Dewa Gede Suardana (31), diamankan ke Mapolsek Denpasar Utara.

Tak hanya itu, polisi juga menyita belasan botol minuman keras (miras) berbagai merk tanpa izin dari dalam kafe. Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi, Jumat (25/2/2022), mengungkapkan pembubaran paksa para pengunjung kafe tersebut berawal dari laporan warga. Kafe yang menjual aneka makanan, minuman, dan miras seperti D’plava, Guiness, Kawa-kawa, arak, dan Breezer, ini buka hingga larut malam. “Saat ini sedang PPKM yang mengatur jam malam. Selain itu setiap tempat usaha diatur jumlah pengunjungnya agar tidak terjadi lonjakan kasus covid-19,” ungkap Sukadi.

Baca juga :  Hari Raya Kuningan, Badung Zero Kasus Harian Covid-19

Hasil pemeriksaan saksi-saksi, diketahui bahwa kafe itu buka dari pukul 10.00 hingga 23.00. Selain melanggar prokes dan jam malam, di lokasi juga dijual miras tidak ada surat izin usaha perdagangan minuman beralkohol. “Ini pelajaran untuk masyarakat. Kami tidak melarang masyarakat membuka usaha, tetapi ikuti aturan,” tandas Sukadi. (yan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini