Advokat Togar Situmorang Ikut Ajak Masyarakat Divaksin ‘’Booster’’     

togarku
Togar Situmorang (DenPost.id/ist)

MENDUKUNG program pemerintah dalam mempercepat target vaksinasi anticovid-19, terutama vaksin booster, Law Firm Togar Situmorang bekerjasama dengan Polsek Denpasar Timur (Dentim) serta Polresta Denpasar menyelenggarakan vaksinasi pada Kamis (10/3/2022). Acara ini dimulai pukul 08:00 hingga 11:00 di Kantor Law Firm Togar Situmorang di Jl. Gatot Subroto (Gatsu) timur No.22, Dentim.

Advokat yang dijuluki Panglima Hukum ini beserta PT Bali Global Service (GBS) Denpasar sangat mendukung program pemerintah guna membentuk kekebalan komunal ‘’Indonesia Sehat – Indonesia Hebat’’ dengan membantu mempercepat vaksinasi di wilayah hukum Polda Bali.

Baca juga :  Tekan Kredit Macet, BPD Dambakan Ini

Togar Situmorang, Minggu (6/3/2022), mengungkapkan vaksin yang akan digelontorkan nanti dengan kuota 350 orang. Untuk dapat divaksin, warga wajib membawa KTP Denpasar dan sertifikat vaksin terakhir minimal enam bulan dari vaksin kedua. Praktisi hukum dan pengamat kebijakan publik ini bersama Polsek Dentim dan Polresta Denpasar ingin membuktikan bahwa kemauan bersama untuk saling mendukung serta menekan risiko penyebaran covid-19. Dengan demikian, percepatan penanggulangan pandemi global sesuai arahan Presiden Joko Widodo dapat tercapai.

Baca juga :  Dikawal Pentolan Parpol, Amerta Mendaftar ke KPU

Kandidat Doktor Ilmu Hukum ini mengajak masyarakat datang untuk divaksin melalui serangkaian proses kesehatan untuk memastikan kondisi tubuh siap dan sehat untuk menerima vaksin booster.

Togar Situmorang juga melihat keinginan masyarakat untuk divaksin booster sangat besar. Hal ini terbukti dari komitmen Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikapi), ormas, wartawan, serta kalangan advokat Kota Denpasar, yang menyatakan partisipasi mengikuti vaksinasi booster pada Kamis nanti. Menurut dia, adigum lebih bagus mencegah daripada mengobati harus terus dijaga, terutama penggunaan masker, tetap prokes dalam masa pandemi covid-19. ‘’Kesehatan itu mahal harganya dan menjaga kesehatan itu adalah investasi yang walau tidak menghasilkan keuntungan material. Namun dampaknya lebih berharga daripada materi karena menyangkut kesehatan diri, bahkan juga orang lain,’’ tandas pria yang bakal mencalonkan diri menjadi Gubernur DKI Jakarta dari jalur independen ini. (yad)

Baca juga :  Bule Ngamuk Diamankan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini