Dua Warga Tewas Akibat Tabrakan di Tempat Berbeda

seninku
DITANGANI POLISI - Jenazah pengendara motor Vespa, I Gede Rico Riadi, ditutupi tikar dan ditangani polisi akibat menghantam mobil di Jalan Raya Lukluk, Banjar Tengah, Desa Lukluk Mengwi. (DenPost.id/ist)

Mengwi, DenPost

Tabrakan di dua tempat berbeda pada Sabtu (5/3/2022) mengakibatkan dua warga tewas. Pertama pengendara motor Vespa, I Gede Rico Riadi (20), menghantam mobil saat melintas di Jalan Raya Lukluk, Banjar Tengah, Desa Lukluk Mengwi, Badung. Pria berstatus pelajar itu akhirnya tewas dengan kondisi mengenaskan.

Kasatlantas Polres Badung AKP Aan Saputra mengatakan kejadiannya berawal saat Riadi mengendarai motor Vespa Sprint nopol DK 6086 QU dari arah utara Jalan Raya Lukluk, Banjar Tengah, sekitar pukul 22.00. Setibanya di lokasi, dari arah berlawanan melintas mikrobus Izusu nopol DK 7449 AE yang dikemudikan Muhamad Julandri (31). Saat itu, mikrobus yang membawa penumpang itu mendahului kendaraan lain. “Penumpang mikrobus yang duduk di depan melihat korban hendak mendahului kendaraan di depannya,” tutur Aan, Minggu (6/3/2022).

Baca juga :  Tari Baris Babuang Diusulkan Jadi WBTB Indonesia

Namun saat menyalip, Rico Riadi yang tinggal di Jalan Tibung Sari, Banjar Kuanji, Desa Dalung, Kuta Utara, itu mengambil haluan terlalu kanan (barat) hingga melewati as jalan. Tabrakan tak terhindarkan. Rico Riadi terpental, kemudian membentur aspal. Akibatnya dia meninggal dunia di lokasi akibat cedera kepala berat (CKB). Selain itu, motornya ringsek. Sedangkan sopir maupun penumpang mikrobus tidak terluka, hanya bagian depan mikrobus mengalami kerusakan.

Di tempat terpisah, pengendara motor, Bhakti Krisa Exelsa (23), juga terlibat lakalantas di Jalan Imam Bonjol, Denpasarpada Sabtu dini hari. Pemuda asal Banjar Pasut Tibubiu, Kerambitan, Tabanan, itu tewas akibat menghantam mobil pikap, kemudian ditabrak motor. Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi mengatakan awalnya Krisa Exelsa mengendarai motor Yamaha N-Max nopol DK 3585 ABT dari arah selatan  sekitar pukul 03.55. “Dia mengendarai motor seorang diri dengan kecepatan tinggi. Sebelum kejadian, di belakang motor Krisa ada motor lain yang belum diketahui identitasnya,” beber Sukadi, Minggu.

Baca juga :  VoA Khusus Wisatawan Diberlakukan

Setibanya di depan Pasar Abiantimbul, tiba-tiba mobil pikap nopol DK 8155 OO yang dikemudikan I Wayan Rusmadiana (36), hendak putar balik. “Tapi sopir kurang hati-hati dan tidak memperhatikan situasi,” tegas Sukadi.

Krisa menjadi kaget sehingga menghantam mobil pikap tersebut. Dia lalu terjatuh di tengah jalan, kemudian ditabrak motor Honda Scoopy yang melintas di belakangnya. Usai menabrak Krisa, pengendara Scoopy langsung kabur. Warga sekitarnya yang mengetahui kejadian ini pun langsung memanggil ambulans dan polisi. “Pengendara mobil pikap masih diperiksa. Sedangkan pengendara motor Scoopy masih lidik,” tandas Sukadi. (yan)

Baca juga :  Ini yang Dipakai Pengelola Pantai Labuan Sait Angkat Sampah 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini