Permudah Layanan di Pelayanan Publik, Sekda Dorong Perkembangan Aplikasi Ngantre.com

picsart 22 03 07 18 12 14 108
TERIMA AUDIENSI - Sekda Badung, Wayan Adi Arnawa, saat menerima audiensi tim dari ngantre.com di Puspem Badung, Senin (7/3/2022).

Mangupura, DENPOST.id

Sekda Badung, I Wayan Adi Arnawa mendukung dan mendorong perkembangan aplikasi ngantre.com yang dilahirkan oleh putra Badung, dibawah naungan PT Ngantre Indonesia Persada. Melalui aplikasi ini, akan lebih mempermudah layanan di unit pelayanan publik yang ada terlebih di masa pandemi Covid-19, masyarakat tidak perlu lagi datang untuk mengantri dan cukup daftar melalui aplikasi ini.

“Kami atas nama Pemkab Badung sangat mengapresiasi lahirnya aplikasi ngantre.com. Untuk itu kami akan mengkaji terlebih dahulu, mudah-mudahan di masing-masing kantor pelayanan publik di Badung dapat memanfaatkan aplikasi ini sehingga terwujudnya pelayanan yang lebih maksimal,”ungkap Sekda Adi Arnawa, saat menerima audiensi tim dari ngantre.com yang dipimpin langsung pimpinan ngantre.com, AA Ardana, di Puspem Badung, Senin (7/3/2022).

Baca juga :  Gempa Guncang Kutsel, Warga Berlarian Keluar Rumah

Lebih lanjut Adi Arnawa menilai dengan sistem antre ini juga sangat membantu pelayanan publik dalam hal untuk menghindari kerumunan masyarakat di jam-jam tertentu yang ingin mendapatkan pelayanan, sehingga tidak muncul klaster baru. “Secara prinsip aplikasi ini sangat bagus, terlebih di era digitalisasi saat ini. Masyarakat akan dipermudah karena tidak perlu mengantri, cukup dari rumah saja. Ini yang perlu kita lakukan ke depan di Badung, yang penting adanya komitmen dan konsistensi. Sudah saatnya kita menuju ke sana,” imbuh Adi Arnawa.

Selain itu, Adi Arnawa berkeinginan untuk mendorong terbangunnya startup dari perusahaan-perusahaan daerah yang dimiliki Pemkab Badung. “Kita ingin Perumda Badung memiliki jiwa entrepreneurship dalam berbagai pelayanan. Kami contohkan ke depan perumda agar mampu membeli produk petani Badung guna mengantisipasi bila terjadi kelangkaan komoditi pangan. Di samping itu, perumda dapat membangun grosiran dan startup,” jelasnya.

Baca juga :  Keluhkan Dana Hibah, Dewan Kuta Minta Lakukan Ini

Sementara AA Ardana menyampaikan pihaknya bersama tim ingin memperkenalkan lebih jauh tentang aplikasi ngantre.com, sebagai perusahaan startup yang lahir di Badung. Dikatakan dia, aplikasi ini sudah ditawarkan ke seluruh Bali, dan sudah banyak dari instansi pelayanan publik di beberapa daerah yang memanfaatkan ngantre.com.

Untuk di Badung, sudah bekerjasama dan digunakan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil termasuk di beberapa puskesmas. Diharapkan sistem ini dapat diterima di Badung, sehingga semua pelayanan publik terintegrasi melalui aplikasi ngantre.com, termasuk pula pihak swasta dapat menggunakan ngantre.com, untuk memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan, khususnya dalam urusan antrian online. “Ngantre.com adalah sebuah aplikasi sistem antrean online yang berbasis web dan android. Bertujuan memudahkan masyarakat dalam urusan antrian, sehingga memberikan rasa nyaman dan menyenangkan untuk ngantre di mana saja,” pungkasnya. (a/115)

Baca juga :  Dewan Badung Tolak Kebijakan Pusat Soal Tak Pungut PHR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini