Cerita PMI di Ukrania yang Tiba di Bandara Ngurah Rai : Situasi Perang Mencekam dan Menakutkan

picsart 22 03 08 20 03 24 998
PMI TIBA - Rombongan PMI asal Bali yang bekerja di Ukrania, saat tiba di Bandara Ngurah Rai.

Kuta, DENPOST.id

Situasi perang yang terjadi di Ukrania, sangat mencekam dan menakutkan. Hal itu, diungkapkan salah seorang PMI asal Bali, Nyoman Sukiati, saat tiba di Bandara Ngurah Rai bersama rombongan PMI yang berjumlah 26 orang, Senin (7/3/2022).

Dia mengaku senang bisa kembali ke Bali, dalam keadaan selamat bersama rekan-rekan PMI lainnya. Sukiati sendiri mengaku sudah 2 tahun bekerja di Odessa, Ukraina. Dalam situasi perang yang berkecamuk, dia mengaku merasa ketakutan dalam situasi yang mencekam.
Beruntung dia dan rekan-rekan PMI tersebut, dalam perlindungan KBRI.

Baca juga :  BOR RS Terisi 30 Pasien, Giri Prasta Optimistis Pariwisata Segera Dibuka Penuh

Perempuan yang bekerja sebagai therapist tersebut, mengaku ketakutan karena di luar banyak tentara yang berjaga. “Astungkara kita bisa pulang dengan selamat,” imbuhnya.

Sebanyak 26 pekerja migran Indonesia (PMI) asal Bali yang sebelumnya bekerja di Ukraina ini, akhirnya kembali ke Bali, setelah sebelumnya menjalani karantina di Serang Banten. Mereka diterbangkan ke Bali, dengan menggunakan pesawat AirAsia QZ7518 ETD 16.35 Wib, rute CGK-DPS, dengan didampingi petugas UPT BP2MI Serang.

Baca juga :  Terima Kiriman 13 Tabung Oksigen, Bangli Aman Beberapa Hari

Mereka tiba di Bandara Ngurah Rai pukul 19.25 Wita, dan disambut Kepala UPT BP2MI Denpasar, Kadisnaker Provinsi Bali, dan Kadisnaker kabupaten/kota.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Wilayah Bali, Wiam Satriawan mengungkapkan semua PMI yang tiba di Bandara Ngurah Rai berasal dari Bali. Dalam kepulangan mereka ke Indonesia ini, difasilitasi UPT BP2MI dan dilakukan serah terima yang ditandai dengan penandatanganan berita acara kepada keluarganya.

Sementara Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Bali, Ida Bagus Ngurah Arda mengakui memang untuk bisa memulangkan PMI ini memang memerlukan proses yang cukup panjang. Dia mengaku bersyukur, akhirnya para PMI asal Bali ini bisa pulang dan tiba di Bali dengan selamat.

Baca juga :  Tekan Penyebaran Pandemi Covid-19, Menteri Luhut Apresiasi Bupati Giri Prasta  

Dipaparkannya pula, berdasarkan data dari BP2MI total PMI asal Bali sebanyak 28 orang. Sedangkan yang pulang ke Bali baru 26 orang Karena lagi dua orang masih harus melakukan karantina di Serang. (113)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini