24 Napi Rutan Negara Terima Remisi Nyepi

picsart 22 03 08 20 05 42 012
SK REMISI - Kepala Rutan Kelas II B Negara, Bambang Hendra Setyawan, saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) Menteri Hukum dan HAM RI, terkait remisi Nyepi, Selasa (8/3/2022)

Negara, DENPOST.id

Kepala Rutan (Karutan) Kelas II B Negara, Bambang Hendra Setyawan, Selasa (8/3/2022), menyerahkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor : PAS-264.PK.05.04 Tahun 2022 dan Nomor : PAS-265.PK.05.04 Tahun 2022 tentang Pemberian Remisi Khusus (RK) Nyepi Tahun 2022, kepada 24 orang narapidana Rutan Negara.

Bambang Hendra mengatakan besaran remisi yang diperoleh narapidana tersebut, beragam sesuai dengan lamanya
masa pidana yang telah dijalani. Didampingi Kasubsi Pelayanan Tahanan, Kepala Rutan Nyoman Tulus Sedeng mengucapkan selamat kepada narapidana penerima remisi dan mengimbau supaya WBP senantiasa berperilaku baik, mematuhi aturan yang berlaku dan mengikuti semua
kegiatan pembinaan dengan baik.

Baca juga :  Kisah Sudiarti, Lihat Suami Tertimbun Pembatas Sumur

“Remisi Nyepi diberikan kepada mereka karena telah mengikuti pembinaan dengan baik
dan tidak melakukan pelanggaran selama menjalani pidana di Rutan Negara,” jelas
Bambang Hendra.

Menurut Nyoman Tulus, pemberian remisi khusus bukan sekadar bentuk kehadiran negara dalam memberikan penghargaan dan perhatian bagi narapidana, terutama di hari raya keagamaan. Lebih dari itu, pemberian remisi diharapkan memberikan motivasi bagi narapidana untuk menjadi lebih baik dan meningkatkan ketaatan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Baca juga :  Polsek Mendoyo Amankan Pelaku Prank Pocong

Terkait besaran remisi, Bambang Hendra menjelaskan setiap narapidana menerima
potongan masa pidana yang berbeda-beda. Untuk Rutan Negara, remisi 15 hari
sebanyak lima orang, remisi 1 bulan sebanyak 18 orang, remisi 1 bulan 15 hari sebanyak satu
orang, sehingga total narapidana yang memperoleh remisi 24 orang. Selain itu, terjadi penurunan jumlah penerima remisi dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Di mana, tahun 2021 narapidana yang mendapat remisi nyepi 43 orang.

Baca juga :  Dewan Minta Pemkab Jembrana Bentuk Tim Jagawana

Hal itu, disebabkan sebagian besar narapidana yang beragama Hindu memiliki pidana pendek dan mendapat program asimilasi di rumah. (120)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini