Kasus Covid-19 Melandai, Isoter Asrama Undiskha Ditutup

picsart 22 03 10 12 41 59 049
TUTUP - Penutupan isoter Asrama Undiksha Jinengdalem, Kamis (10/3/2022).

Singaraja, DENPOST.id

Melihat perkembangan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Buleleng yang mengalami tren penurunan, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Buleleng memutuskan menutup fasilitas isolasi terpusat (isoter) di Asrama Undiksha di Jinengdalem.
Dimintai konfirmasi usai pengarahan penutupan isoter Asrama Undiksha Jinengdalem pada Kamis (10/3/2022), Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Buleleng, Putu Ariadi Pribadi, mengatakan, penutupan isoter tersebut bertepatan dengan nihilnya OTG-GR yang dirawat. Selanjutnya pelaksanaan isoter akan dialihkan ke fasilitas isolasi di desa.

Baca juga :  Dalam 10 Hari, 34.143 Anak Telah Tervaksin di Buleleng

“Maka, mulai hari ini tanggal 10 Maret 2022 ditutup untuk merawat pasien OTG-GR dan apabila ada pasien yang perlu mendapat perawatan, maka bisa ke fasilitas isolasi di desa,” jelas Ariadi.

Terkait dengan pelaksanaan isoter di desa, pihaknya sejak beberapa waktu lalu telah berkoordinasi dengan seluruh camat di Kabupaten Buleleng. Pelaksanaan isoter di desa ini cukup membantu isoter kabupaten dari segi kapasitas. Namun, Ariadi tetap menyiapkan antisipasi isoter kabupaten di Kompi C Kubutambahan apabila kasus meningkat kembali.

“Isoter SMA Bali Mandara dan Undiksha persiapan untuk pembelajaran tatap muka secara terbatas,” imbuhnya.

Baca juga :  Ditinggal Pergi, Rumah Ludes Terbakar

Ariadi berharap kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Buleleng terus menurun dan melandai. Untuk itu dirinya mengingatkan masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan dan vaksinasi.

“Terutama saat ini vaksinasi booster, mudah-mudahan setelah ini kita bisa menjalani semua aktivitas secara normal seperti sediakala,” tutupnya. (118)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini