Buka LLB PHDI Provinsi Jabar, Ridwan Kamil Harapkan Perkuat Narasi Persaudaraan dan Kesejukan

picsart 22 03 13 19 00 54 627
LLB PHDI - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, saat membuka Lokasabha Luar Biasa (LLB) Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Jawa Barat, di Hotel Travello Jl. Dr. Setiabudi Bandung, Sabtu (12/3/2022)

Bandung, DENPOST.id

Gubernur Provinsi Jawa Barat, Ridwan Kamil membuka Lokasabha Luar Biasa (LLB) Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Jawa Barat, di Hotel Travello Jl. Dr. Setiabudi Bandung, Sabtu (12/3/2022).

Gubernur Ridwan Kamil dalam sambutannya menegaskan lokasabha merupakan kegiatan yang wajib didukung pemerintah karena representasi dari umat Hindu Jawa Barat, yang jumlahnya mencapai 43 ribu jiwa sesuai laporan Bimas Hindu Kanwil Kemenag Jawa Barat.
“Selaku gubernur, saya mengapresiasi kerja keras dan kerja cepat panitia LLB yang sangat efektif ini, dan saya siap memberi pengayoman kepada ketua terpilih yang tentunya akan menjadi mitra kerja kami di Jawa Barat. Tekad saya ini sekarang akan saya buktikan dengan memberikan bantuan pendanaannya untuk kegiatan dan pelaksanaan LLB ini. Pada kesempatan ke depan, saya juga berupaya maksimal akan membangun menambahkan dua pura lagi, yaitu saru pura berada di Kabupaten/Kota Bekasi, dan satu pura lagi di Kabupaten Sumedang wilayah Jatinangor. Dengan penambahan dua pura ini, berarti jumlah pura sebagaimana laporan yang saya terima semuanya mencapai 30 pura,” tegasnya, dihadapan peserta dan peninjau LLB tak kurang dari 70 orang.

Baca juga :  BRI Sabet Dua Penghargaan di SOE Award 2021

Ridwan Kamil juga mengajak umat Hindu Jawa Barat, melalui LLB untuk terus menerus memberikan narasi-narasi yang memperkuat persaudaraan dan persahabatan. Demikian pula sebaliknya terus melakukan pelurusan terhadap narasi-narasi yang bernada memecah belah.
“Pada kesempatan yang baik ini, saya mengharapkan banyak kepada teman-teman PHDI untuk selalu tampil membawa ‘air’ dengan maksud menyejukkan umatnya dan bukan membawa ‘minyak-bensin’ yang mudah sekali menyulut kebakaran karena gara-gara terdapat adanya perbedaan,” pinta Gubernur Jabar, yang akrab disapa Kang Emil sembari menekankan harapannya berkali-kali kepada pengurus terpilih nanti agar selalu mendasarkan tindakannya pada sila kelima Pancasila.

Mengenai perbedaan itu sendiri, menurut Kang Emil terdapat dua sudut pandang. Yang pertama sebagai rakhmat yang dapat mempersatukan (centri petal: pen.) dan yang kedua dapat menjadi pemecah belah (atau centri fugal). Dicontohkannya dalam kehidupan rumah tangga sangat diperlukan memperbanyak pandangan yang pertama, yakni mempersatukan sebagaimana tujuan awalnya kita menikah. Malah justru karena sering bertengkar, sibuk dengan urusan sendiri-sendiri yang pasti mengancam bubarnya keutuhan rumah tangga dan keluarga.

Baca juga :  Kinerja Saham BBRI akan Makin Solid Pasca Holding UMi

Oleh karena itu, Kang Emil berharap kepada pimpinan PHDI untuk menjadi teladan dan bersama-sama mengusung program Pemerintah Jawa Barat Juara Lahir Batin mewujudkan masyarakat yang aman sejahtera berdasarkan kandungan nilai-nilai dasar negara kita, Pancasila. “Mudah-mudahan ini tercapai di tahun 2045 mendatang,” ajaknya yang disambut tepuk tangan meriah peserta LLB.

Gubernur Ridwan Kamil menambahkan,” untuk menuju ke arah itu telah direalisasikannya program apa yang disebut “Kredit Mesra” sebuah program bantuan berupa pendanaan yang diberikan kepada tenaga pelayanan umat, khususnya yang mengurus rumah-rumah ibadah termasuk pura. Di tengah pandemi Covid-19 sekarang ini, ungkap Kang Emil, pihaknya tengah menggulirkan hal-hal tindakan konkrit yang disebutkan “Beli Bali”, yakni ketika perekonomian Bali mengalami keterpurukan maka Pemerintah Jawa Barat mendorong warga Jawa Barat dan pelaku usaha untuk membeli sebanyak mungkin produk-produk lokal Bali hasil dari UMKM Bali, sehingga berdampak akan memberi kegairahan kepada pelaku usaha lokal di Bali,” ujarnya.

Baca juga :  Di Denpasar, 61 Pasien Sembuh dan 59 Orang Positif Covid-19

Sementara Sekretaris Panitia LLB, I Ketut Wiguna mengungkapkan delegasi yang menghadiri Loka Sabha Luar Biasa PHDI Jabar Tahun 2022, sebanyak 12, yakni PHDI Kabupaten/Kota se-Jawa Barat yang meliputi PHDI Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Kota Depok, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Cirebon, dan
Kabupaten Purwakarta.

Ketut Wiguna juga menjelaskan tahapan Loka Sabha, di antaranya pembukaan, dilanjutkan dengan sidang-sidang LLB yang dimulai Sidang Paripurna I hingga Sidang Paripurna VI berjalan maraton. “Meski LLB ini penuh dinamika yang menarik, namun di sana-sini nampak nuansa keakraban, teduh dan amat terasa sekali akan dampak dari siraman arahan dan direktif Bapak Gubernur agar PHDI mampu menciptakan kesejukan.
Akhirnya sebagaian besar peserta mengucapkan “astungkara, astungkara”, dan puji syukur,” ungkapnya.

Ketut Wiguna menambahkan kebahagiaan setiap peserta semakin memuncak tatkala pada Sidang Paripurna IV dimunculkannya calon ketua Brigjen TNI (Purn) I Made Riawan, M.Psi., yang akhirnya terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Pengurus Harian PHDI Provinsi Jawa Barat 2022-2024. (115)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini