Ngusaba Ulun Danu Batur, Polisi Siapkan 13 Posko dan Rekayasa Lalin

picsart 22 03 14 16 49 13 557
REKAYASA LALIN - Kasatlantas Polres Bangli, AKP I Ketut Suandi saat menunjukan peta rekayasa lalu lintas di jalur Kintamani - Singaraja terkait Ngusaba Kedasa Pura Ulun Danu Batur.

Bangli, DENPOST.id

Satuan Lalulintas Polres Bangli bersama tim gabungan menyiagakan 13 posko di titik berbeda akses menuju Pura Ulun Danu Batur, Kintamani, Bangli. Selain menerjunkan seratusan personel gabungan, polisi juga melakukan rekayasa lalulintas di jalur utama Kintamani – Singaraja. Pengaturan dan pengalihan lalin ini dilakukan guna mengantisipasi terjadinya kemacetan saat Pujawali Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur.

“Para pamedek yang akan melakukan persembahyangan akan dialihkan menuju jalur yang sudah ditentukan. Jalur utama depan pura tidak mungkin untuk dua jalur, pasti akan macet total, sehingga kami rekayasa untuk sementara menjadi satu jalur,” tegas
Kasat Lantas Polres Bangli, AKP I Ketut Suandi, Senin (14/3/2022).

Baca juga :  Bupati Bangli Berencana Karantina Wilayah Abuan Kangin

Dijelaskannya, selama pujawali berlangsung, pihaknya telah berkoordinasi guna menyiagakan personel gabungan yang terdiri dari kepolisian, Dinas Perhubungan, Satpol PP serta pecalang desa setempat yang akan melakukan pengaturan arus lalu lintas.

“Kita dari kepolisian sudah berkolaborasi dengan instansi terkait untuk melakukan pengaturan lalu lintas saat ngusaba kedasa. Personel yang disiagakan ada pecalang 150, Polri 94, TNI 14 dan Dishub 20, serta puluhan petugas dari Satpol PP,” sebutnya.

Suandi menerangkan, untuk jalur di Pura Batur akan diatur menjadi satu arah. Untk masyarakat yang akan melakukan persembahyangan atau ke arah Singaraja akan dialihkan menuju jalur yang sudah ditentukan. “Untuk pamedek yang akan tangkil dari arah Denpasar atau Bangli, kita arahkan untuk parkir di Tunon, jika akan balik mereka keluar ke arah kanan menuju jalur Bayung Gede, kemudian masuk Sekardadi. Kalau pengendara yang akan ke Singaraja diarahkan ke jalur Gunung Kunyit, kemudian masuk ke jalur utama Singaraja melalui simpang KUD, begitu pula sebaliknya,” jelasnya.

Baca juga :  Polres Bangli Ikuti Upacara Hari Bhayangkara Secara Virtual

Sementara untuk mengantisipasi pengendara kehilangan arah atau tersesat saat menuju atau keluar Pura Batur, kepolisian telah memasang sejumlah petunjuk arah di semua jalur yang disediakan. “Kalau kendaraan besar dan muat barang kita prioritaskan di jalur utama,” ujar perwira asal Ubud, Gianyar ini.

Suandi menambahkan, untuk personel gabungan telah menyediakan 13 titik pos untuk mengantisipasi kemacetan dan melayani masyarakat yang akan melakukan persembahyangan. “Pos satu ada di Blancan, kedua ada di simpang KUD , pos tiga depan Pura Batur, dan pos lainnya. Kita harap masyarakat yang akan melakukan persembahyangan agar menggunakan jalur yang sudah ditentukan guna mengantisipasi kemacetan. Dan tentunya selalu berhati-hati, mengecek segala kelengkapan berkendaraan, taati prokes,” imbaunya. (128)

Baca juga :  Lupa Matikan Kompor, Dapur Ludes Terbakar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini