Mabuk, Dua Pemuda Asal Sumba Curi Motor

picsart 22 03 16 12 32 16 650
CURANMOR - Pria asal Sumba Barat Daya, NTT yakni Rangga Dondo ditangkap karena terlibat kasus curanmor.

Sanur, DENPOST.id

Dua pemuda asal Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rangga Dondo (27) dan RH (buron) ditangkap aparat kepolisian. Keduanya mencuri motor di depan kamar kos di Jalan Mertasari No. 165, Banjar Suwung Kangin, Desa Sidakarya, Denpasar Selatan, pada Jumat (28/2/2022) sekitar pukul 02.00.

Setelah melakukan penyelidikan lebih dari sebulan, polisi kemudian menangkap Rangga. Sementara RH, masih buron. “Sebelum mencuri, para tersangka pesta arak di Jalan Taman Pancing. Setelah menenggak arak dan mabuk mereka lantas mencari sasaran dengan mengendarai motor,” kata Kapolsek Denpasar Selatan, Kompol I Gede Sudyatmaja, Rabu (16/3/2022).

Baca juga :  Dewan Nilai Sosialisasi Kartu Pra-Kerja Belum Maksimal

Dilanjutkannya, Rangga dan RH tinggal di bedeng proyek di wilayah Payangan, Gianyar. “Hampir setiap malam mereka ke wilayah Taman Pancing, Denpasar Selatan, dengan mengendarai motor Honda Supra milik RH,” bebernya.

Di bawah pengaruh minuman keras, saat melintas di Jalan Mertasari, Banjar Suwung Kangin Desa Sidakarya, mereka melihat sepeda motor Yamaha Vixion yang parkir depan kos. Selanjutnya, RH berteriak ke Rangga, “ayo kita ambil motor”.

Baca juga :  Selama Ramadan, Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman

Saat itu, Rangga hanya diam di motor. Sedangkan RH, masuk ke areal kos di TKP. Kebetulan pintu kamar kos tersebut tak terkunci. RH lantas masuk ke dalam kamar dan mengambil HP. Tak hanya itu, da juga mengambil Yamaha V-ixion warna hitam DK 6818 IX milik Ferdianus Ngono (22) seorang mahasiswa asal Sumba Barat Daya, NTT.

Usai mencuri motor, keduanya berpisah. Keesokan harinya, RH menemui Rangga untuk memberikan HP yang sebelumnya dicuri di TKP. “Kemudian HP itu mereka jual dengan harga Rp 500.000 di wilayah Gianyar,” ungkap Sudyatmaja.

Baca juga :  Lagi, Sembilan ODT Virus Corona Terdata di Bali

Dari hasil penyelidikan dan keterangan korban, kata Sudyatmaja, diketahui jika tersangka bekerja di proyek vila di wilayah Tegalalang, Gianyar. “Saat dikejar ke proyek, tersangka telah melarikan diri. Hingga akhirnya, tersangka Rangga ditangkap di Jalan Raya Ubud, Gianyar, pada 10 Maret 2022. Kami masih mengejar 1 pelaku lagi (RH),” tegasnya. (124)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini