Belum Miliki Jamban, BAB Dilakukan di Tegalan

picsart 22 03 20 19 19 04 364
DATA WARGA - Anggota Babinsa, saat melakukan pendataan terhadap warga yang tidak memiliki jamban, beberapa waktu lalu.

Semarapura, DENPOST.id

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) membangun jamban untuk warga miskin terus berlanjut di Kabupaten Klungkung. Hal ini dilakukan lantaran masih banyak warga miskin di Klungkung yang tidak memiliki jamban di rumahnya.

Seperti terjadi di Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, ada puluhan warga miskin di sana tidak memiliki jamban, sehingga mereka BAB (Buang Air Besar) di mol atau kawasan tegalan.

“Yang mengusulkan jamban banyak. Kita sudah ajukan ke Dinas PUPR hingga 50-an. Usulan ini kita juga ajukan dari dua tahun lalu, tapi belum ada direalisasikan,” ungkap Perbekel Desa Sakti, Ketut Partita, ketika dikonfirmasi, Minggu (20/3/2022).

Menurut Partita, puluhan warga yang mengajukan pembangunan jamban merupakan warga miskin. Mereka yang tidak punya jamban ini sebagian besar tinggal di kawasan tegalan. Selama ini mereka juga melakukan aktivitas, seperti BAB di tegalan sekitar tempat tinggal mereka. Beruntung, warga yang tidak memiliki jamban disebutkan menempati tegalan yang luas, sehingga aktivitas tersebut tidak sampai mencemari lingkungan.

Baca juga :  Tojan Bangun TPSTD Rp245 Juta

“Walaupun tidak terlalu mengganggu lingkungan. Tapi kita Desa Sakti sangat berharap dapat bantuan jamban. Karena anggaran kita di desa juga habis dipakai penanganan Covid-19,” imbuhnya.

Sementara masih banyaknya warga di Desa Sakti belum memiliki jamban mulai dibantu
TNI melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 113, yang berencana membangun sejumlah jamban bagi warga di Kecamatan Nusa Penida.

Dandim 1610/Klungkung, Letkol Inf Suhendar Suryaningrat mengatakan TMMD 113 akan fokuskan di Kecamatan Nusa Penida dan dimulai pada Mei 2022.

Baca juga :  Abrasi di Pantai Selagan Nusa Diminta Diperbaiki

Kegiatan diisi dengan perbaikan sarana olahraga dan jambanisasi bagi warga yang belum memiliki jamban. Saat ini para Babinsa telah ditugaskan untuk melakukan pendataan warga yang belum memiliki jamban. Pendataan dilakukan dengan sistem door to door agar hasil yang diperoleh lebih akurat.
Sejauh ini, pendataan sudah dilakukan di tiga desa, yaakni Desa Sakti, Batukandik, dan Bungamekar. (119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini