Puluhan Purna PMI Ikuti Pelatihan Pemasaran Digital

picsart 22 03 21 17 57 04 311
PELATIHAN - Pelatihan pemasaran digital untuk purna Pekerja Migran Indonesia, selama empat hari di Hotel Puri Saron Buleleng, Senin, (21/3/2022).

Singaraja, DENPOST.id

Kemajuan teknologi di bidang keterampilan berwirausaha, khususnya pemasaran secara digital (digital marketing) sangatlah penting dalam memasarkan produk-produk usaha. Melihat hal itu, Pemerintah Kabupaten Buleleng berkolaborasi dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kominfo Yogyakarta, mengadakan pelatihan pemasaran digital untuk purna Pekerja Migran Indonesia (PMI) selama empat hari di Hotel Puri Saron Buleleng, Senin (21/3/2022).

Pelatihan ini, dibuka yang ditandai pemakaian tanda pengenal peserta secara simbolis oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Buleleng, Nyoman Genep, didampingi Kepala Dinas Kominfosanti Kabupaten Buleleng, Ketut Suwarmawan, dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Buleleng, Komang Sumertarjaya.

Baca juga :  Stop Perundungan, 30 Siswa SMKN 3 Singaraja Jadi Agen Perubahan

Dalam kesempatan itu, Nyoman Genep mengatakan purna PMI yang banyak memiliki pengalaman di luar negeri menjadi modal awal yang bisa digunakan untuk mendukung keterampilan berwirausaha, khususnya pemasaran secara digital.

“Kapasitas mereka di bidang usaha pastinya sudah bagus, sekarang perlu ditingkatkan bagaimana pemasarannya melalui latihan digital. Sehingga dalam era digitalisasi masyarakat, khususnya PMI yang mengikuti kegiatan ini akan menjadi mudah melakukan usaha di sektor digital,” ucapnya.

Baca juga :  Kasus Positif Covid-19 Turun, Pasien Sembuh Bertambah 319 Orang

Sementara Kepala BPSDMP Kominfo Yogyakarta, Kristiani Julita menyampaikan pelatihan ini merupakan salah satu program prioritas Kementerian Kominfo, salah satunya Thematic Academy (TA) yang menyasar komunitas-komunitas tertentu. Dalam pelatihan yang diberikan kepada purna PMI ini akan dibekali berbagai macam digital skill untuk pengembangan UMKM.

Untuk diketahui, jumlah peserta dalam pelatihan sebanyak 59 orang, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, yakni sebelum pelatihan dilakukan Test Swab (uji usap) dan menggunakan masker saat mengikuti pelatihan. (118)

Baca juga :  Penusukan di SPBU Giri Mas, Begini Pengakuan Tersangka

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini