BUMDes OK AC Ubung Kaja Mandiri Siap Beri Layanan ke Masyarakat

picsart 22 03 29 20 11 58 045
UNIT USAHA - BUMDes Ubung Kaja Mandiri, saat meluncurkan unit usaha OK AC cleaning dan service di Warung Jaje Bali Liligundi, di wilayah desa setempat, Senin (28/3/2022) malam.

Ubung Kaja, DENPOST.id

Dalam upaya mengangkat perekonomian di Desa Ubung Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Ubung Kaja Mandiri (UKM) meluncurkan unit usaha OK AC cleaning dan service di Warung Jaje Bali Liligundi, di wilayah desa setempat, Senin (28/3/2022) malam. Peluncuran ini, dihadiri Perbekel Desa Ubung Kaja, Wayan Astika, Ketua BPD, DPRD Provinsi Bali, kepala kewilayahan, kelihan banjar se-Desa Adat Pohgading, Direktur BUMDes UKM, penasehat BUMDes, pengawas BUMDes, dan para marketing.

Perbekel Desa Ubung Kaja, Wayan Astika mengatakan pandemi mengajarkan untuk bergotong royong melawan Covid-19 dengan tekad, komitmen dan bekerja keras agar ekonomi keluarga kuat, serta tubuh tetap sehat. “Dari pandemi inilah mengajarkan kita membuat inovasi berskala desa, dengan konsep dari, oleh dan untuk kita. BUMDes hadir dengan wujud dan format baru di bawah PP 11 Tahun 2019, sebagai badan usaha resmi milik desa, dengan sertifikat Menkumham dan diberikan kewenangan seluas-luasnya hadir di tengah masyarakat dengan dana desa untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa menuju masyarakat makmur dan sejahtera,” kata Astika.

Baca juga :  2.759 Karyawan di Denpasar Dirumahkan

Melalui BUMDes Ubung Kaja Mandiri, dengan unit- unit usaha yang akan dilahirkan, pihaknya mengajak seluruh pemangku jabatan, para marketing dan masyarakat menjadi pelaku pembangunan di banjar dan desa, serta menjadi pelanggan.

Sementara Direktur BUMDes Ubung Kaja Mandiri, I Wayan Gede Purwa Darmaja, S.Kom., menyatakan unit usaha Ok AC ini berawal dari kerjasama antara BUMDes Ubung Kaja Mandiri dengan I Wayan Mirta (Penasehat BUMDes) yang dimulai dari akhir tahun 2020 sampai Maret 2021, dengan membuat rencana sistem kerja, mencari tenaga, team marketing, sosialisasi sistem kerja OK AC, sosialisasi ke masyarakat, promosi, dan pendataan ke masyarakat yang memiliki AC. “Keberhasilan dari unit usaha OK AC tidak lepas dari team marketing dan masyarakat yang ingin mensejahterakan ekonomi desa, karena sistem unit OK AC ini menggunakan sistem sharing profit, yaitu paket cleaning AC bersukur plus (bersih, rapi, sejuk tanpa kerak dan jamur plus pewangi) sebesar Rp75 ribu. Dan unit usaha OK AC BUMDes Ubung Kaja Mandiri ini siap melayani masyarakat,” ujar Purwa.

Baca juga :  Soal Hubungan Dengan Tiongkok, Begini Kata Gubernur Bali

Penasehat BUMDes Ubung Kaja Mandiri, Wayan Mirta menambahkan OK AC
adalah unit usaha BUMDes Ubung Kaja Mandiri yang diaunching karena potensi jumlah penduduk yang memiliki AC di Desa Ubung Kaja hampir 5.000 KK. Untuk konsep, yaitu bagaimana mengolah pengeluaran menjadi pendapatan dan konsep membangun desa. “Dengan menjadi pelanggan OK AC, secara tidak langsung kita sebagai masyarakat sudah ikut berpartisipasi membangun banjar dan desa kita,” jelasnya.

Baca juga :  Kapolda Cek Bandara Ngurah Rai

Sementara konsep lainnya, yakni melibatkan prajuru adat dan kepala kewilayahan sebagai marketing dengan ilustrasi 1 unit AC/pelanggan (clean up 75 K ) di wilayah banjar akan berkontribusi 10% ke banjar,
6,6 % ke prajuru (sebagai marketing) dan 4 % ke BUMDes. “Jangan khawatir, 4% ke BUMDes akan menjadi PAD desa kita yang nanti akan dikembalikan lagi ke masyarakat melalui program kegiatan,” tandasnya. (112)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini