Maling Kambuhan Gasak 100 Kg Cabai di Kintamani

picsart 22 04 06 19 36 15 656
CURI CABAI - I Ketut Karya Adinata alias Ben, tersangka pencurian cabai merah yang diamankan di Polsek Kintamani.

Bangli, DENPOST.id

Jajaran tim Opsnal Reskrim Polsek Kintamani, mengamankan I Ketut Karya Adinata alias Ben (24), Senin (4/4/2022) pukul 13.00 Wita. Pemuda asal Desa Bayung Gede, Kecamatan Kintamani, Bangli itu diduga melakukan tindak pidana pencurian berupa cabai mencapai 100 kg di kebun milik sejumlah petani.

Aksi lelaki yang merupakan residivis (maling kambuhan) ini sudah dilakukan di tiga lokasi yang berbeda.

Kapolsek Kintamani, Kompol Benyamin Nikijuluw yang dikonfirmasi, Rabu (6/4/2022), membenarkan telah mengungkap kasus pencurian cabai dengan TKP Desa Bayung Gede, Kintamani. “Ya, orangnya sudah di kantor (diamankan). Masih didalami, dia residivis juga,” jawabnya singkat.

Sementara informasi lain yang berhasil dihimpun, penangkapan Ben tersebut berdasarkan laporan yang diterima Polsek Kintamani dari I Wayan Subroto (32) dari Desa Bayung Gede, selaku korban. Dalam laporan tersebut diungkapkan pada Minggu (3/4/2022) sekitar pukul 21.00 Wita, korban melihat sepeda motor terparkir di kebun milik warga setempat yang diketahui bernama pak Kembar. Saat itu, pelapor curiga dengan
sepeda motor yang terparkir di tengah kebun cabai merah itu tanpa ada pemilik atau di sekitarnya. “Ia pun mengintai ke kebun cabai miliknya. Karena sebelumnya pelapor juga pernah kehilangan cabai merah sebanyak satu kali,”ungkap sumber di kepolisian yang enggan namanya dikorankan.

Baca juga :  Warga Apuan Ditemukan Tewas di Saluran Irigasi

Setelahnya, korban mendengar suara seperti orang metik cabai malam itu. Dia pun berlari menuju arah suara tersebut, dan benar saja didapati seorang lelaki sedang memetik cabainya. Namun begitu disambangi, pelaku langsung lari dan bersembunyi. “Korban sempat mencari kembali, namun pelakunya sudah kabur. Namun kendaraannya masih tertinggal di kebun sebelah,” sebut sumber.

Atas kejadian itu, korban mengalami kehilangan cabai sekitar 100 kg dengan total kerugian sekitar Rp3 juta.
Menindaklanjuti laporan tersebut Tim Opsnal Polsek Kintamani dipimpin Kanit Reskrim Polsek Kintamani, Iptu I Gede Sudhana Putra melakukan penyelidikan dengan memperdalam keterangan korban. Petugas juga melakukan penyelidikan di seputaran TKP dengan meminta keterangan saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut, dan mencari informasi data sepeda motor yang tertinggal di tegalan dekat kebun korban yang kehilangan cabai.

Baca juga :  Sidak Prokes Bangli, 12 Pelanggar Ditindak

“Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, dia mengakui telah mengambil cabai merah besar di tiga TKP yang berbeda, namun masih dalam satu wilayah, yaitu di Desa Bayung Gede, Kintamani,” ujar sumber kembali.

Motifnya tekanan ekonomi, lantaran menjadi pengangguran selepas dari penjara atas kasus pencurian sebelumnya. Modus pelaku, masuk ke kebun korban malam hari lalu memetik cabai. Ben disangkakan Pasal 362 KUHP. (128)

Baca juga :  Pendidikan di Masa Pandemi, Universitas Diharapkan Hadir dan Jemput Bola

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini