Terbongkar, Industri Kue Berbahan Baku Narkoba

botak
GIRING TERSANGKA - Aparat Polresta Denpasar bersenjata lengkap menggiring tersangka Emanuel Chaesar Bagaskara menuju tempat tinggalnya di Jalan Ida Bagus Oka Gang Pasa Tempo No.9, Panjer, Densel, yang merupakan lokasi membuat kue berbahan baku narkoba. (DenPost/wiadnyana)

Panjer, DenPost

Satresnarkoba Polresta Denpasar menggerebek industri rumahan pembuatan narkoba di Jalan Ida Bagus Oka Gang Pasa Tempo No.9, Panjer, Denpasar Selatan (Densel). Polisi mengamankan tersangka Emanuel Chaesar Bagaskara (24) dan barang bukti berupa kue kukis berbahan baku narkoba.

Kapolresta Denpasar AKBP Bambang Yugo Pamungkas, Rabu (6/4/2022), mengatakan terungkapnya industri rumahan pembuatan kue berbahan narkoba ini berdasarkan informasi petugas Bea dan Cukai Ngurah Rai. “Kami mendapat informasi ada kiriman paket dari Tiongkok ke seseorang di Denpasar. Setelah dicek, ternyata paket tersebut mengandung narkotika golongan satu jenis sintetis. Ini narkotika jenis baru,” tegasnya, saat menggelar rilis di lokasi penggerebekan.

Baca juga :  Rolling Door Dirusak, Maling Gasak Isi Warung Dagang Laklak

Petugas Opsnal Satresnarkoba Polresta Denpasar kemudian melakukan pemantauan, hingga akhirnya mendapat informasi bahwa akan ada transaksi narkoba di Jalan Tukad Musi, Renon, Densel, pada Jumat (1/4) pukul 19.00. “Tersangka Chaesar saat itu hendak mengambil paket yang dibungkus tas kresek putih di bawah pohon pisang di pinggir jalan. Tersangka kemudian diamankan,” beber Bambang.

Tersangka lantas digiring ke rumahnya. Di sana, ternyata tersangka mempunyai kue kukis yang mengandung narkoba. Selanjutnya polisi menggeledah rumah itu hingga ditemukan masing-masing satu kantong plastik berisi 19 potong kue yang diduga mengandung narkoba, satu plastik klip berisi serbuk warna kuning, satu plastik klip berisi serbuk warna krem, satu timbangan elektrik, satu kompor gas, dan barang bukti lain, yang dipakai membuat kue berbahan baku narkoba.

Baca juga :  LANGGAR PPKM DARURAT, PEMILIK TOKO HP DIDENDA RP 1 JUTA

Saat diinterogasi polisi, tersangka Emanuel Chaesar Bagaskara mengaku mendapat narkoba dari seseorang bernama Dimas. Barang haram itu dikirim dari Tiongkok. “Tersangka mengaku bahwa awal Maret 2022 dia membuat 100 kue. Kue itu dikonsumsi sebanyak 20 buah dan 80 buah lagi dikirim ke Jakarta melalui jasa pengiriman barang. Kami masih melakukan pendalaman,” tegas Bambang.

Lebih lanjut dia mengungkapkan tersangka Emanuel Chaesar Bagaskara adalah residivis kasus narkoba yang bebas dari penjara tahun 2018 lalu.

Baca juga :  Selasa, 197 Orang Terpapar Covid-19 dan Satu Pasien Meninggal di Denpasar

Ditanya dari mana cara membuat narkoba? Kapolresta Denpasar mengatakan masih melakukan pendalaman. “Kami masih lakukan penyidikan mendalam,” tandasnya. (yan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini