Soal Penataan Lahan di Dawan, DPRD Klungkung Minta Pemkab Tidak “Tutup Mata”

picsart 22 04 08 19 09 22 813
CEK AKTIVITAS - Komisi II DPRD Klungkung, saat mengecek aktivitas penataan lahan di Desa Paksebali, Jumat (8/4/2022)

Semarapura, DENPOST.id

Maraknya pengerukan bukit di Kecamatan Dawan, mulai mendapat perhatian Anggota DPRD Klungkung. Pada, Jumat (7/4/2022), Komisi II DPRD Klungkung yang dipimpin I Nengah Ariyanta turun mengecek aktivitas pengerukan lahan yang dilakukan untuk kepentingan proyek Pusat Kebudayaan Bali (PKB) di eks Galian C tersebut.

Dari hasil pengecekan tersebut, pemkab dalam hal ini dinas terkait diminta tidak “tutup mata” terkait pengerukan lahan tersebut. Terlebih DPRD Klungkung melihat adanya indikasi pelanggaran terkait Perda Klungkung Nomer 2 Tahun 2010 tentang Pengendalian Kerusakan dan Pencemaran Lingkungan Hidup.

Baca juga :  Viral, Video Esek-esek Pelajar di Bangli

Belum lagi semua aktivitas penataan lahan sebanyak 14 titik di Kecamatan Dawan juga belum mengantongi dokumen lingkungan berupa UKL-UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan-Upaya Pemantauan Lingkungan). “Yang jelas, pengerukan lahan itu sudah pelanggaran. Kita sudah mengedukasi kepada pengusaha agar tidak melanggar Perda Nomor 2 tahun 2010, artinya mereka agar mau cari UKL- UPL. Tapi ketika kita cek ke lapangan, semuanya belum mengantongi hal itu,” ujar Ariyanta.

Menurut Ariyanta, ada tiga titik pengerukan lahan yang dicek Komisi II DPRD Klungkung, Jumat pagi. Dua titik yang dicek berada di Desa Paksebali, dan satu lagi di Dusun Babung, Desa Gunaksa. Namun, saat dilakukan pengecekan ketiganya sudah tidak ada aktivitas. Bahkan untuk di Dusun Babung, sudah tidak ada alat berat. “Saat turun tadi, kami juga tidak ketemu penangung jawab atau pemilik lahannya. Tapi kami berharap agar pemilik maupun pengusaha tetap mengikuti aturan yang ada. Kita juga tidak ada melarang justru kita mendukung ada pembangunan. Tapi harus ikuti prosedur yang ada seperti mencari UKL-UPL,” pintanya. (119)

Baca juga :  Ratusan Siswa Tak Dapat SMA, Ortu Unjuk Rasa ke Dewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini