Polisi Gerebek Pengoplosan Elpiji di Dalung

oplos1
PENGOPLOS ELPIJI - Tersangka Taryana ditangkap karena mengoplos elpiji. (DenPost.id/ist)

Mangupura, DenPost

Satreskrim Polres Badung menggerebek toko sekaligus gudang yang digunakan mengoplos elpiji bersubsidi ke nonsubsidi di Jalan Raya Pandu, Banjar Dukuh, Desa Dalung, Kuta Utara, Badung. Dalam penggerebekan pada 25 Maret 2022 siang itu, polisi mengamankan tersangka Taryana (30) dan sejumlah tabung elpiji ukuran 3 Kg dan 12 kg.

Kasi Humas Polres Badung Iptu Ketut Sudana, Jumat (8/4/2022) mengatakan terungkapnya kasus pengoplosan elpiji itu berawal dari kecurigaan polisi terkait aktivitas di gudang belakang toko elpiji di Jalan Raya Pandu. “Tim Opsnal Satreskrim Polres Badung lantas melakukan pengintaian dan pemantauan. Hingga akhirnya aparat yang melakukan pengintaian di lokasi mencium bau elpiji (seperti elpiji bocor),” tegasnya.

Baca juga :  Giri Prasta Hadiri Karya Mamungkah dan Ngenteg Linggih di Pura Penataran Bale Agung

Petugas Opsnal melakukan penggerebekan ke dalam toko. Tersangka Taryana, yang asal Subang, Jawa Barat, kedapatan mengoplos elpiji dari tabung ukuran 3 kg ke tabung ukuran 12 kg. “Di lokasi juga ditemukan puluhan tabung gas ukuran 3 kg dan 12 kg. Tersangka dan barang bukti lantas diamankan ke Polres Badung,” beber Sudana.

Saat diinterogasi, tersangka mengaku melakukan aksinya sejak lama. Modusnya, memindahkan isi gas tabung ukuran 3 kg ke dalam tabung isian 12 kg menggunakan alat stik dan balok es untuk mempermudah pemindahan gas.

Baca juga :  Desa Adat Gulingan Bentuk Tim Satgas Gotong-royong

Polisi menyita berbagai alat untuk memindahkan isi gas dan barang bukti lain seperti 19 tabung elpiji ukuran 12 kg, 57 tabung elpiji ukuran 3 kg, mobil pikap nopol DK 8078 FI, timbangan duduk, palu besi, tatah besi alat congkel es, alat congkel karet terbuat dari pemotongan kuku, 14 stik pemindah gas, sebungkus karet gelang, sebendel plastik warna putih, 70 biji plastik penutup tabung elpiji, 71 biji segel dan tutup bekas tutup LPG berwarna kuning, 20 biji plastik bekas bungkus es dan lainnya.

Baca juga :  Aktivitas Gempa Meningkat, Masyarakat Diminta Tak Panik

Tersangka mengaku melakukan aksinya seorang diri. Tabung 3 kg itu didapat dari pangkalan, sedangkan tabung 12 kg dibeli dari toko-toko. “Tersangka masih diperiksa dan kasusnya dalam pengembangan,” tandas Sudana. (yan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini