Ribuan Anjing di Buleleng Divaksinasi Rabies

picsart 22 04 10 17 15 03 546
VAKSIN - Vaksin rabies massal dilakukan untuk mencegah meluasnya rabies.

Singaraja, DENPOST.id

Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng, terus melakukan vaksinasi rabies massal di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Buleleng. Hal ini dikarenakan adanya peningkatan kasus rabies dari tahun 2021 sampai 2022.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Buleleng, I Made Suparma mengatakan pada tahun 2022, di seluruh kecamatan sudah dilakukan vaksinasi rabies massal sebanyak 4.483 ekor anjing, baik liar maupun peliharaan. “Dari data hasil vaksinasi rabies massal itu, kami mulai dari daerah zona merah sampai dengan zona hijau yang sesuai kami jadwalkan sebelumnya,” kata Suparma, Minggu (10/4/2022).

Baca juga :  Cegah Kerumunan Pengunjung, Tim Yustisi Sidak Tiga Pasar Tumpah

Lebih lanjut Suparma menyampaikan dari cakupan hasil vaksinasi rabies massal ini, Dinas Pertanian menyediakan Pos Kesehatan Hewan (Poskeswan) di masing-masing kecamatan, dengan disediakan satu dokter hewan. “Setiap kecamatan kita sudah sediakan satu dokter hewan. Mudah-mudahan tahun sekarang kita tambah jumlahnya supaya mempercepat proses pelaksanaan vaksinasi,” ujarnya.

Selain melalui metode vaksinasi massal, Distan Buleleng menerapkan umpan makanan dan alat tulup kepada anjing liar yang sulit ditangkap untuk divaksin. “Tidak hanya itu, Kami di Distan Buleleng juga melakukan metode baru melalui Sistem Pelayanan Vaksinasi Rabies (Sipvara). Di mana, dalam Sipvara ini diharapkan dapat menurunkan kasus penyakit rabies di Kabupaten Buleleng.

Baca juga :  Kapolda Bali Resmikan Gedung SPKT Polres Buleleng

Melihat kasus rabies di Kabupaten Buleleng kian meningkat, pihaknya mengajak kepada masyarakat yang memelihara anjing agar dengan sadar melakukan vaksinasi rabies di lokasi terdekat, serta tidak dilepasliarkan. (118)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini