Di Klungkung, Seorang Remaja Disetubuhi Ayah Tiri di Kamar Kos

picsart 22 04 11 12 53 06 150
PENCABULAN - Tersangka kasus pencabulan anak, BAW digiring ke Mapolres Klungkung, Senin (11/4/2022).

Semarapura, DENPOST.id

Perbuatan BAW (52) asal Jember ini sungguh keterlaluan. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan ini nekat menyetubuhi anak tirinya berinisial SL (17) secara berulang kali di kamar kosnya di wilayah Kampung Kusamba, Dawan, Klungkung. Tersangka (BAW) sempat kabur bersama ibu kandung korban ke Lombok Tengah setelah dilaporkan ke Mapolres Klungkung.

Kapolres Klungkung, AKBP I Made Dhanuardana, Senin (11/4/2022) mengatakan kalau kasus dugaan persetubuhan anak di bawah umur ini berawal dari kecurigaan saksi Ida K yang melihat korban sering melamun dan tidak konsentrasi dalam bekerja di tempat penitipan motor, Minggu (13/3/2022). Melihat hal itu, saksi yang merupakan bos korban kemudian mendesak korban untuk mengungkapkan permasalahannya.

Baca juga :  Kabel Tertimpa Layangan, Listrik di Gianyar Padam

“Setelah didesak, korban akhirnya mengaku kalau dirinya selama ini disetubuhi berulang kali oleh ayah tirinya (BAW),” ungkap Dhanuardana.

Karena merasa kasihan, saksi kemudian melaporkan kejadian yang dialami korban ke Mapolres, Jumat (25/3/2022). Petugas yang mendapat laporan kemudian turun melakukan penyelidikan. Namun ketika melakukan penyelidikan ternyata tersangka sudah kabur ke Lombok bersama ibu kandung korban.

“Setelah kabur, tersangka kita tangkap di rumah mantan mertua istrinya di Lombok Tengah sedang bersembunyi,” bebernya didampingi Kasat Reskrim, AKP Ario Seno Wimoko.

Baca juga :  Sidak, Suwirta Minta Penataan Destinasi Wisata Segera Ditenderkan

Korban diperkirakan disetubuhi oleh ayah tirinya lebih dari lima kali sejak tahun 2021. Persetubuhan ini dilakukan tersangka setelah ibu kandung korban pergi ke pasar. Tersangka juga mengancam korban ketika mau melakukan hubungan terlarang tersebut.

Sementara tersangka BAW di Mapolres mengaku menyesal dengan perbuatannya. Ia nekat melakukan hal itu karena tidak tahan melihat kemolekan tubuh anak tirinya. Apalagi anak tirinya setiap pagi sering memakai handuk saja ketika keluar dari kamar mandi. “Saya khilaf pak dan menyesal,” ujar BAW. (119)

Baca juga :  Pilkel Serentak, Pemkab Klungkung Siapkan Dana Sejumlah Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini