Bangli Rencana Bangun MPP Dilengkapi UMKM dan Kuliner

picsart 22 04 11 18 11 53 202
GEDUNG MPP - Gedung Pasal Loka Crana, Bangli, yang rencananya dijadikan mal pelayanam publik (MPP).

Bangli, DENPOST.id

Pemerintah Kabupaten Bangli, berencana kembali melakukan penataan di Gedung Pasar Loka Crana, Bangli. Jika selama ini dipergunakan untuk tempat pedagang kain, lanjutan penataan kini kembali dilakukan dengan membangun Mall Pelayanan Publik (MPP).

Selain sebagai tempat pelayanan kepada masyarakat, gedung tersebut nantinya juga akan dilengkapi stan Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) dan kuliner khas Bangli.

Kepala Dinas Perindusterian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kabupaten Bangli, I Wayan Gunawan menjelaskan MPP akan mengakomudir tiga organisasi perangkat daerah (OPD), yakni Disperindag, Dinas Kependudukan, Catatan Sipil (Didukcapil) dan Dinas Perijinan. “Jadi kalau mau mengurus berbagai keperluan seperti perijinan, aminduk dan lainnya, masyarakat bisa mengurusnya di sana dalam satu gedung,” bebernya, Senin (11/4/2022).

Lebih lanjut dipaparkan dia, MPP ini juga akan dilengkapi ruang rapat dengan kapasitas 50 orang. Semua OPD di Kabupaten Bangli kalau ada agenda rapat juga bisa memanfaatkan ruangan tersebut. Apalagi ada yang menerima kunjungan kerja (kunker) daerah lain bisa memanfaatkan gedung itu. “Jadi, usai pertemuan bisa diarahkan ke stan UMKM atau kuliner di lokasi. Ini sebagai bentuk membantu para pelaku UMKM untuk memasarkan produknya,” jelasnya.

Baca juga :  Nyolong CD Perempuan, Buruh Bangunan Dipolisikan

Di lokasi juga disediakan stand UMKM dengan luas 18 x 8 meter persegi. Di sana, nanti akan dipajang berbagai produk UMKM, mulai kerajinan, makanan ringan atau produk lainnya yang merupakan produksi khas masyarakat Bangli. Diperkirakan akan ada sekitar 66 kios souvenir.

Sementara Wakil Ketua DPRD Bangli, I Komang Carles, didampingi Anggota Komisi II, I Gede Tindih menyebutkan pihak dewan telah menyetujui pengajuan anggaran pembuatan MPP dimaksud. “Anggarannya sudah kami setujui. Namun ke depan perlu diperhatikan soal pemindahan para pedagang apa ada kendala termasuk tempat relokasinya nanti,” ujarnya tanpa merinci jumlah anggaran yang dimaksud. (128)

Baca juga :  Pamit Antar Anak, Alia Malah Ditemukan Jadi Mayat

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini