Ijin Pangkalan Diluncurkan, Sopir Konvensional Beri Apresiasi

picsart 22 04 13 19 36 27 442
IJIN PANGKALAN - Kadishub Provinsi Bali, IGW Samsi Gunarta, saat meluncurkan ijin pangkalan SDKB di Kuta.

Kuta, DENPOST.id

Para driver konvensioal yang tergabung dalam Semeton Driver Kuta Bersatu (SDKB) di bawah naungan Koperasi Jasa Transportasi Marga Artha Sedana, Rabu (13/4/2022), mendadak sumringah. Hal ini berkaitan diluncurkannya ijin pangkalan, serta aplikasi Angkutan Sewa Khusus (ASK) BaliCab oleh Pemrov Bali melalui Dinas Perhubungan Provinsi Bali.

Para driver menyampaikan apresiasi dan terimakasih ke Gubernur Bali, melalui Dishub Bali karena dengan kebijakan ini mereka tidak lagi kejar-kejaran atau kucing-kucingan dengan petugas.

Baca juga :  Pekerja Wisata Bahari Sebut Dampak Ekonomi Covid-19 Lebih Parah dari Bom Bali

Penasehat Koperasi Marga Artha Sedana dan aplikasi BaliCab, Wayan Puspanegara mengungkapkan peluncuran sebagai sebuah momentum penting pergerakam petumbuhan pariwisata di Seminyak, Legian, Kuta (Samigita). Di mana, diawali dengan fokus di Desa Adat Kuta.

Dipaparkan dia, sebagian besar masyarakaat Samigita hidup dari pariwisata. Di mana, ada yang punya skil dan tidak. Sebagian besar juga hanya bisa menjadi sopir dan bahkan dengan kendaraan terbatas.

Pihaknya juga sangat mengapresiasi langkah dan kebijakan Gubernur Bali melalui jajarannya dalam hal ini Kadishub Bali. “Kami menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Bapak Gubernur dan jajarannya yang telah memberikan atensi hinga ijin ini bisa turun,” ujarnya.

Baca juga :  Waspada Hujan Lebat Disertai Angin Kencang dan Petir

Sementara Kadishub Bali, IGW Samsi Gunarta mengungkapakan ijin pangkalan tersebut memodifikasi pangkalan yang ada dari konvensiaonal mengunakan aplikasi. Hal ini, kata dia tidak lepas dari peran BTB yang mendorong menculnya Pergub Pangkalan. Di mana, sebenarnya ijin pangkalan sebelumnya sudah dihapus karena pangkalan dianggap tidak perlu lagi.

Namun untuk di Bali, tidak demikian. Di mana, pangkalan menjadi tempat berkunpul komunitas pencaru rejeki dari menawarkan jasa transporrasi ke wisatawan. Harapannya dengan pangkalan ini terjadi sinergi antara ASK dan aplikator sebagai penyedia market dan lokasi-lokasi dia bekerja. Seperti konsep kerjasama dengan hotel, serta urusannya antara koperasi dengan aplikakor dan hotel-hotel akomodasi plus pengelolan pangkalan. (113)

Baca juga :  Diperiksa 10 Jam, Pengusaha Zaenal Tayeb Ditahan di Polres Badung

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini