Lewati Izin Tinggal, Menggepeng, Ibu dan Anak Asal Rusia Dideportasi 

jumat depor
DIDEPORTASI - Dua warga Rusia berinisial AK dan IK (No.2 dan 3 dari kanan) hendak dideportasi ke negaranya. (DenPost.id/ist)

Renon, DenPost

Kehabisan uang dan melewati batas waktu izin tinggal di Bali, dua warga Rusia berinisial AK (61) dan IK (34) dipulangkan ke negaranya. Ibu dan anak ini belakangan diketahui bertahan hidup dengan cara menggepeng (meminta-minta) dan menerima belas kasih warga.

Keduanya diamankan petugas Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar dan Satpol PP Klungkung serta pihak Desa Adat Nusa Penida, Jumat (8/4/2022). “Keduanya melewati batas waktu izin tinggal dan tidak dapat melakukan perpanjangan karena kehabisan biaya hidup,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar Tedy Riyandi, Rabu (13/4/2022).

Baca juga :  Pelabuhan Lokal Sanur Diharapkan Dongkrak PAD

Selama di Bali, kedua WNA ini pemegang izin tinggal kunjungan. Awalnya, mereka datang untuk berwisata di Bali dan sempat tinggal di kawasan Amed, Karangasem. “Dikarenakan kehabisan biaya hidup, keduanya tinggal berpindah-pindah hingga akhirnya diamankan di Nusa

Penida,” tegas Tedy.

Setelah dua malam ditempatkan di ruang Detensi Imigrasi pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, keduanya lalu dipindah ke Rumah Detensi Imigrasi Denpasar untuk menunggu proses deportasi. “Tindakan administratif keimigrasian berupa pendeportasian sebagaimana disebutkan dalam Pasal 78 UU No.6 Tahun 2011 tentang keimigrasian dapat dikenakan bagi orang asing pemegang izin tinggal yang telah berakhir masa berlakunya dan masih berada di wilayah Indonesia,” pungkas Tedy. (yan)

Baca juga :  Dipertanyakan, PMI Luar Bali Dikarantina di Denpasar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini