Curi Motor Majikan, Buruh Potong Ayam Ditangkap di Sumenep

picsart 22 04 14 11 20 56 454
CURANMOR - Pelaku curanmor, Hakiki (36) asal Sumenep, Jatim diamankan ke Mapolres Klungkung, Kamis (14/4/2022).

Semarapura, DENPOST.id

Perbuatan Hakiki (36), warga asal Kabupaten Sumenep, Jawa Timur tergolong nekat. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh di usaha potong ayam ini nekat mencuri motor majikannya, Zamhari (40) alamat Dusun Losan, Desa Takmung, Banjarangkan, Klungkung. Hakiki akhirnya ditangkap polisi setelah kabur ke Sumenep, Jatim, Minggu (10/4/2022)

Kapolres Klungkung, AKBP I Made Dhanuardana, Kamis (14/4/2022) mengatakan, penangkapan tersangka berawal dari laporan korban Zamhari. Yang mana korban mengaku kehilangan sepeda motor Mio DK 3730 LL di rumahnya di Losan pada Sabtu (2/4/2022) sekitar pukul 11.00 Wita. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas kemudian turun melakukan penyelidikan.

Baca juga :  Lab PCR RSUD Klungkung Siap Beroperasi

“Dari hasil penyelidikan, keterangan saksi dan rekaman CCTV, pelaku diketahui buruh korban inisial H. Dan setelah dilakukan penyelidikan secara IT, pelaku diketahui berada di Sumenep, Jawa Timur,” ungkap Dhanuardana.

Setelah mengetahui keberadaan pelaku, petugas kemudian mengejarnya dan berhasil menangkap pelaku yang sembunyi di rumah saudaranya di Sumenep. Setelah ditangkap, pelaku mengaku belum menjual motor majikannya. Motor hasil curiannya tersebut dititip di wilayah Denpasar.

Baca juga :  Empat Desa di Klungkung Nol Kasus Covid-19

“Modus pelaku mencuri motor korban karena kuncinya masih nyantol di sepeda motor. Sedangkan STNKnya juga masih ada di dalam jok motor,” kata Kapolres.

Sementara pelaku, Hakiki di hadapan Kapolres mengaku nekat mencuri motor majikannya karena hanya butuh uang saja. Iapun mengaku sudah mendapat gaji dari majikannya. Hanya saja gaji dari buruh potong ayam dikatakan masih kurang. Apalagi mau menjelang Lebaran. “Saya hanya butuh uang saja pak. Rencananya uangnya saya mau pakai Lebaran,” ujar Hakiki.

Baca juga :  ASN Klungkung Bagikan Beras dan Garam ke Masyarakat

Atas kasus ini, Dhanuardana mengimbau masyarakat untuk lebih hati-hati lagi memarkirkan sepeda motornya. “Jangan sampai menaruh kunci nyantol di motor. Apalagi menaruh STNK di dalam jok motor sehingga hal ini memudahkan pelaku membawa kabur motor yang dicuri hingga ke luar Bali,” sarannya. (119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini