Harga Sayuran dan Daging Ayam Merangkak Naik

picsart 22 04 17 18 51 05 225
DAGING AYAM - Pedagang daging ayam di Pasar Kidul, Bangli.

Bangli, DENPOST.id

Sejalan naiknya harga BBM (tak bersubsidi), harga berbagai kebutuhan pokok di Kabupaten Bangli, perlahan merangkak naik. Sesuai pantauan di Pasar Kidul Bangli, Minggu (17/4/2022), selain minyak goreng yang masih tetap harganya tinggi, belakangan harga daging ayam dan sayur mayur juga terus mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Ni Ketut Sutriani, salah seorang pedagang ayam di Pasar Kidul Bangli, mengungkapkan kenaikan harga daging ayam telah terjadi sejak sepekan terakhir. Kata dia, kenaikannya bahkan terjadi hampir setiap hari. “Harga daging ayam terus naik sejak awal puasa,” katanya.

Baca juga :  Emas dan Dompet Raib di Kamar, Bidan Lapor Polisi

Sebelumnya, harga daging ayam Rp35 ribu per kilo, sekarang naik Rp10 ribu menjadi Rp 45 ribu per kilonya. Pemicunya diduga lantaran pasokan ayam ke pasar tradisional relatif sedikit. Sementara permintaan arau kebutuhan masyarakat meningkat saat memasuki bulan puasa, sehingga harga menjadi naik.

Untuk menyiasati agar tak kehilangan pelanggan, kata dia, pihaknya terpaksa menjual ayam potong yang ukurannya lebih kecil dari biasanya. “Karena harganya yang terus meningkat, saya juga tidak berani terlalu banyak bawa barang jualan,” ungkapnya.

Baca juga :  19 Warganya Positif Corona, Desa Abuan Rencana Dikarantina 

Kondisi serupa juga terjadi pada sayuran. Seperti halnya, bumbu dapur, sayur hijau dan kacang-kacangan mengalami kenaikan harga berkisar Rp3.000 hingga Rp5.000 per kilonya. “Yang paling mahal sekarang sayur hijau yang dulunya Rp15 ribu per kilo sekarang naik menjadi Rp18 ribu per kilonya. Sayur yang lain juga rata-rata mengalami kenaikan harga,” sambung Gusti Biang Suarning, salah satu pedagang sayur di Pasar Kidul. (128)

Baca juga :  Hujan Es Guyur Desa Batur

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini