Giri Prasta Hadiri Karya Mamungkah dan Ngenteg Linggih di Pura Penataran Bale Agung

picsart 22 04 17 18 51 41 342
HADIRI KARYA - Bupati Nyoman Giri Prasta, saat menghadiri karya mamungkah dan ngenteg linggih di Pura Penataran Bale Agung, Desa Adat Katung, Kintamani Bangli, Jumat (15/4/2022)

Mangupura, DENPOST.id

Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta menghadiri karya mamungkah dan ngenteg linggih di Pura Penataran Bale Agung, Desa Adat Katung, Kintamani Bangli, Jumat (15/4/2022). Turut hadir Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta; Wakil Bupati Bangli, Wayan Diar, Ketua DPRD Bangli beserta jajaran, Kadis Pemajuan Adat Provinsi Bali, perbekel se-Kabupaten Bangli, dan bendesa se-Kecamatan Kintamani.

Sebagai wujud bakti kehadapan ida batara yang berstana di pura tersebut, secara pribadi Bupati Giri Prasta menghaturkan punia sebesar Rp20 juta.

Dalam sambrama wacananya, Bupati Giri Prasta merasa bangga atas rasa kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat Desa Adat Katung, dalam melaksanakan karya mamungkah dan ngenteg linggih di Pura Penataran Bale Agung desa adat setempat. pihaknya berharap melalui pelaksanaan karya, Hyang Widhi dan ida batara dapat memberikan anugerah dan kerahayuan kepada krama Desa Adat Katung. “Saya merasa bangga dengan rasa persatuan dan semangat gotong royong krama Desa Adat Katung dalam melaksanakan semua rangkaian kegiatan karya di Pura Penataran Bale Agung. Pura ini merupakan bagian dari trisakti wisesa/tiga kekuatan Tuhan yang disungsung oleh krama desa adat, dengan menyatukan semua klan yang ada,” ujar Bupati Giri Prasta.

Di samping itu, Bupati Giri Prasta juga mengungkapkan bahwa pada dari jaman dahulu Pura Penataran Bale Agung memiliki peran penting dan strategis dalam kehidupan sosial masyarakat Hindu Bali. Karena di pura inilah perarem atau peraturan desa adat disahkan secara sekala dan niskala. “Sejak jaman dulu, jika kita hendak membuat perarem maka akan di sahkan di bale agung. Untuk itu, mengingat pura-pura yang ada di wilayah desa adat memiliki peran yang sangat penting dan strategis, mari kita bersama-sama melestarikan dan ajegkan dresta Hindu Bali,” tegasnya.

Baca juga :  Demi Kemanusiaan, Badung Terima Karantina PMI Daerah Lain

Sementara Jero Bendesa Katung, I Ketut Agus Wirahadi Putra bersama ketua panitia karya, Dewa Gede Awan melaporkan proses pembangunan Pura Penataran Bale Agung Desa Adat Katung, dilaksanakan secara bertahap yang dimulai sejak tahun 2014. Di mana, pada tahun 2018 mendapatkan bantuan sebesar Rp300 juta dari Pemkab Badung yang digunakan untuk membangun tembok panyengker dan candi bentar. “Mewakili krama Desa Adat Katung, kami menyampaikan terimakasih kepada Bapak Bupati Badung karena di tahun 2018, Pemkab Badung ikut mepunia sebesar Rp300 juta yang kami gunakan untuk membangun tembok panyengker dan candi bentar. Untuk itu, kami mengundang Bapak Bupati Badung untuk hadir sebagai upasaksi dalam karya yang kami laksanakan hari ini (Jumat-red),” pungkasnya. (a/115)

Baca juga :  Tuai Hasil Transformasi Digital, Jumlah dan Nilai Transaksi BRI Terus Tumbuh

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini