Pengojek yang Remas Payudara Bakal Jalani Tes Kejiwaan

payu
BERI PENJELASAN - Kapolsek Densel Kompol I Gede Sudyatmaja memberi penjelasan kepada wartawan perihal ulah tersangka Lukman yang meremas payudara sejumlah wanita. (DenPost.id/wiadnyana)

Sanur, DenPost

Akibat melanggar hukum, tersangka Lukman (34) harus merasakan dinginnya ruang tahanan (rutan) Polsek Denpasar Selatan (Densel). Selain itu, pengemudi ojek online (ojol) asal Banyuwangi, Jati, ini harus kehilangan pekerjaan dan berpisah dengan sang istri lantaran harus menjalani hukuman.

Kapolsek Densel Kompol I Gede Sudyatmaja, Senin (18/4/2022), mengatakan tersangka beralasan melakukan aksi pelecehan seks dengan cara meremas payudara perempuan yang melintas di jalan demi kepuasan sendiri saja. “Untuk itu, kami berencana mengecek kejiwaan tersangka, dan proses hukum terhadap tersangka tetap lanjut,” bebernya.

Sudyatmaja berharap agar para korban segera melapor ke polisi untuk memperberat hukuman tersangka. “Saat ini baru satu laporan yang masuk. Kami harap korbanl ainnya melapor juga untuk memperkuat bukti dari pengakuan tersangka,” tegasnya.

Sebelumnya, ulah tersangka Lukman yang bekerja sebagai pengojek online ini terungkap berawal dari rekaman CCTV yang diviralkan oleh pegiat medsos, Ni Luh Djelantik. Aksinya terekam kamera pengintai saat meremas payudara anak di bawah umur yang naik sepeda di salah satu gang di Banjar Celuk, Panjer, Densel, pada Kamis (14/4) siang.

Baca juga :  Tak Pakai Masker, Jangan Coba-coba Masuk Wilayah Renon

“Saat itu saya baru saja datang dari mengantar penumpang di wilayah Kuta Selatan. Saya melintas di lokasi, kemudian melihat korban naik sepeda. Saya langsung meremas,” tegas tersangka Lukman, Sabtu (16/4/2022).

Dia mengaku telah beraksi lebih dari 11 kali sejak awal 2022. Pria yang telah beristri ini meremas payudara wanita untuk kesenangan dan kepuasan seksualnya saja. “Saya senang dan puas. Saya lakukan secara acak, setiap ada kesempatan atau melintas di lokasi sepi. Saya sudah punya istri, tapi belum punya anak,” imbuhnya.

Baca juga :  Bertingkah Seperti Orang Sakau, Saprol Bikin Polisi Geram

Meski telah melakukan tindakan pelecehan seks hingga belasan kali, ternyata banyak korban belum melapor ke polisi. “Tersangka ditangkap karena ulahnya terekam CCTV dan diviralkan. Korban belum ada yang melapor ke polisi,” ucap Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi.

Dilanjutkannya, tersangka Lukman ditangkap di Jalan Batur Sari, Sanur Kauh, Densel, atau di dekat tempat kosnya pada Jumat (15/4/2022). “Tersangka telah ditahan di Mapolsek Densel. Akibat perbuatanya itu, tersangka dijerat Pasal 281 KUHP tentang melanggar kesusilaan, dengan ancaman pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah,” tandas Sukadi. (yan)

Baca juga :  Dikeluhkan, Pengamen Marak Beroperasi di Perempatan Gatsu Barat- Cargo

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini