Desa Tunjung Fasilitasi Masyarakat Bekerja ke Luar Negeri

picsart 22 04 20 18 19 00 475
DESA TUNJUNG - Perbekel Desa Tunjung bersama warganya.

Singaraja, DENPOST.id

Tunjung adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Kubutambahan. Desa ini, memiliki rata-rata ketinggian 1.100 meter dari permukaan laut, serta memiliki empat banjar dinas, yakni Dangin Margi, Dauh Margi, Penulisan dan Tonggak.

Mata pencaharian penduduk Desa Tunjung, sebagian besar bekerja di lahan pertanian dan perkebunan, sehingga banyak angkatan kerja muda baru yang masih mengalami kendala/kesulitan dalam mencari pekerjaan.

Untuk mengatasi tingkat pengangguran masyarakat desa, Pemerintah Desa Tunjung melalui BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) Tunjung Mekar melakukan terobosan/inovasi dengan memfasilitasi keberangkatan masyarakat, utamanya angkatan kerja muda baru Desa Tunjung, untuk bekerja ke luar negeri, khususnya ke kapal pesiar.

Hal itu, diungkapkan Perbekel Desa Tunjung, I Made Sadia, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (20/4/2022).

Baca juga :  Gubernur Minta Pengurus PWI Buleleng Bekerja Profesional

Lebih lanjut Sadia menjelaskan Pemerintah Desa Tunjung yang bekerjasama dengan BUMDes Tunjung Mekar, melakukan terobosan berupa pemberian pinjaman tanpa jaminan/agunan dengan bunga 1 persen kepada masyarakat Desa Tunjung, yang ingin bekerja ke luar negeri. Sampai saat ini, tercatat 30 orang angkatan kerja muda baru yang sudah difasilitasi keberangkatannya bekerja ke luar negeri (kapal pesiar).

Lebih jauh Sadia menjelaskan dalam fasilitasi pemberangkatan angkatan kerja ke luar negeri utamanya ke kapal pesiar, BUMDes Tunjung Mekar melakukan kerja sama dengan agen penyaluran kerja ke kapal pesiar yang tidak lain milik ketua BUMDes itu sendiri. “Kebetulan agen yang bekerjasama dengan kami merupakan milik ketua BUMDes sendiri, dan sebelumnya juga mantan pekerja kapal pesiar,” ucapnya.

Baca juga :  Ari Dwipayana : Kembangkan Potensi Wisata Heritage di Perkotaan

Ditambahkan, sebelum diberangkatkan bekerja ke luar negeri (kapal pesiar), angkatan kerja ini harus melalui beberapa tahapan, sampai tahapan terakhir menunggu jadwal pemberangkatan. Tahapan – tahapan tersebut, dilaksanakan untuk menambah skill atau kemampuan dari para calon tenaga kerja sebelum mereka dipanggil/dijadwalkan keberangkatannya. “Kami di sini melakukan pelatihan Bahasa Inggris sampai dengan mengadakan tes. Setelah tahapan itu dilalui, nantinya tinggal menunggu tanggal keberangkatannya saja,” ujarnya.

Baca juga :  Antisipasi Pelanggaran Pemilu, Bawaslu Gianyar Koordinasi dengan Kesbangpol

Terkait program ini, sangat direspon baik oleh masyarakat Desa Tunjung, utamanya orang tua dari para angkatan kerja muda itu sendiri. Hal ini menjadi motivasi masyarakat yang mulanya tidak bekerja/pengangguran beralih bekerja ke luar negeri. (118)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini