Lama Mangkrak, Pembangunan Gedung MPP di Jembrana akan Dituntaskan

picsart 22 04 24 14 09 02 433
GEDUNG MPP - Bupati Jembrana, I Nengah Tamba dan jajarannya, saat meninjau Gedung Mall Pelayanan Publik  ( MPP ) Jembrana, yang mangkrak dan akan dituntaskan pembangunannya.

Negara, DENPOST.id

Gedung Mall Pelayanan Publik  ( MPP ) Jembrana, cukup lama mangkrak. Melihat kondisi gedung megah yang dibangun dengan dana miliaran itu,
Bupati Jembrana, I Nengah Tamba memastikan kelanjutan MPP akan dituntaskan.

Bangunan gedung MPP itu  selesai pada tahun 2019, menyisakan interior, penataan dan kelengkapan lainnya sebagai pusat pelayanan ijin terpadu. Kelanjutan pembangunan sempat terhenti selama dua tahun lebih dikarenakan hantaman pandemi Covid-19. Saat ini, gedung terkesan mangkrak dab ditumbuhi ilalang dan rumput liar.

Baca juga :  Kamis, Satu Pasien Covid-19 Meninggal dari Padangsambian Kaja

Kepastian dilanjutkannya pembangunan gedung MPP itu, disampaikan Bupati Tamba usai meninjau langsung kondisi gedung yang terletak tepat di belakang Kantor Camat Negara, Sabtu ( 23/4/2022).

Bupati menambahkan kelanjutan MPP ini mendapat dukungan dari Provinsi Bali. Untuk anggaran akan dibantu menggunakan BKK oleh Pemerintah Provinsi Bali. “Sebelumnya kita sudah memploting pagu anggaran ditahun depan untuk melanjutkan renovasi mall pelayanan publik ini. Namun saat presentasi, Gubernur Bali menyambut baik, bahkan siap membantu kita dalam membuat mall pelayanan publik yang representatif,” ujar Bupati Tamba.

Baca juga :  Cegah Penyebaran Covid-19, Polda Bali Minta Petugas Medis di Gilimanuk Ditambah

Lanjut Tamba, keberadaan MPP nanti akan menjadi fasilitas  publik yang representatif.
Hal ini menjadi penting, mengingat Jembrana ke depan akan banyak sekali investasi-investasi yang masuk.
Hanya saja saat melihat kondisi ruangan langsung, bupati menyoroti masih banyak pemborosan dari segi arsitektur gedung. Bupati menilai dengan bangunan tertutup memerlukan biaya yang besar untuk operasional karena minim ventilasi dan tergantung penggunaan pendingin ruangan (air conditioner). “Jika modelnya seperti ini, tentu akan banyak pemborosan, sehingga kita akan tata ulang dengan perhitungan yang cermat,” paparnya. (120)

Baca juga :  Sempat Buron, Pemalsu dan Notaris Dijebloskan ke Rutan Gianyar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini