Sikapi Keluhan Wisatawan, Tim Gabungan Amankan Gepeng dan PKL

picsart 22 04 24 18 16 21 820
DIAMANKAN - Pengemis dan PKL yang diamankan dalam sidak gabungan di Kuta.

Kuta, DENPOST.id

Adanya vidio viral wisatawan yang mengaku dipaksa membeli oleh pedagang saat melintas di Pantai Kuta, memantik reaksi tokoh Kuta dan dinas terkait di Pemkab Badung. Karenanya, tim Gabungan, Sabtu (24/4/2022), menggelar sidak besar-besaran di wilayah Kuta.

Sidak yang dipimpin Kasatpol PP Badung, IGAK Suryanegara, juga dihadiri Kadis Pariwisata Nyoman Rudiarta, dan Camat Kuta, D Ngurah Bayudewa. Tim gabungan yang diterjunkan melibatkan unsur Satpol PP, Dinas Sosial, Dinas Pariwisata Daerah, TNI, Polri, Trantib Kecamatan Kuta dan Kelurahan Kuta, LPM Kuta, kepala lingkungan dan tokoh masyarakat Kuta, pecalang dan Jagabaya Desa Adat Kuta.

Baca juga :  Hadiri Karya “Melaspas Mendem Pedagingan” Pura Puseh dan Desa, Ini Harapan Giri Prasta

Sedangkan wilayah yang disasar, yakni Jalan Pantai Kuta, Jalan Raya Kuta, Tuban, Kedonganan, Pasar Seni Kuta, Jalan Pantai Kuta, Jalan Dewi Sri, dan Simpang Imam bonjol.

Setelah beberapa jam melakukan operasi, sejumlah gepeng, pedagang tisu, serta pedagang keliling (PKL) berhasil digiring ke Kantor Pol PP Kuta.
Mereka dikumpulkan untuk didata dan diberikan pembinaan sebelum diserahkan ke Dinas Sosial untuk diproses lebih lanjut.

Baca juga :  Musisi Buleleng Diberikan Ruang Berkreasi

Tokoh Kuta, Anom Gumanti sangat menyayangkan munculnya keluhan wisatawan di tengah baru menggeliatnya pariwisata Kuta. Karenanya, dia bersama dinas terkait dan komponen masyarakat Kuta lainnya dengan cepat mengambil langkah, salah satunya dengan melakukan razia gabungan bersama berbagai unsur terkait. Di samping juga nantinya akan merancang skema agar permasalahan ini bisa diatasi secara tuntas.

Sementara Kasatpol Surya Negara memaparkan pihaknya berhasil mengamankan 12 orang penjual tisu, serta empat orang PKL dalam razia itu. (113)

Baca juga :  Tangkal Serangan Hama dan Virus, Badung Gelar Upacara Ini di Pura Mas Ceti Ulun Tanjung Petitenget

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini