H-7, Gilimanuk Didominasi Kendaraan Barang

picsart 22 04 26 19 03 44 674
DOMINASI - Kendaraan barang mendominasi di Pelabuhan Gilimanuk.

Negara, DENPOST.id

Menjelang lebaran atau H-7, kendaraan barang yang
menyeberang ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk, didominasi kendaraan barang.
Dari pengamatan di Pelabuhan Gilimanuk, Selasa (26/4/2022), truk-truk, baik yang berisi muatan maupun kosong terus masuk ke arah pelabuhan.

Sejumlah pos pemeriksaan, seperti di Terminal Kargo yang menjadi stop over juga belum digunakan meskipun sudah siap dikarenakan arus pemudik keluar Bali masih landai. Sejumlah sopir truk menyebutkan mereka sengaja mengambil waktu seminggu sebelum lebaran kembali ke kampung, setelah melakukan pengiriman ke sejumlah daerah di Bali, NTB maupun NTT.

Baca juga :  Tekan Kasus Covid-19, Kodim Jembrana Gencarkan Sidak  Prokes

“Ini waktu terakhir, habis ini off dulu sambil nunggu lebaran,” kata Kartono (45), seorang sopir truk.

Mulai Kamis (28/4/2022), dilakukan pembatasan operasional truk non logistik di jalan nasional maupun jalan tol di Bali, Jawa dan Sumatera. Pembatasan ini berlaku selama 4 hari selama arus mudik dan 3 hari arus balik pada Mei 2022.

Sementara itu, pemeriksaan ketat dilakukan oleh petugas kesehatan pelabuhan, khususnya bagi pemudik yang hendak keluar Bali. Beberapa pemudik berkendara sepeda motor sempat juga nampak geram dan ngotot hendak menyeberang meskipun belum lengkap syarat. Seperti yang terjadi pada Senin malam, dua orang pemudik berboncengan sempat tidak terima ketika diminta kembali untuk melengkapi rapid test antigen atau vaksin booster. Namun, setelah sempat berdebat, akhirnya pemudik bermotor ini mengikuti anjuran petugas dan kembali untuk mendapatkan hasil rapid test antigen.

Baca juga :  Kapolda Bali Resmikan Gedung SPKT Polres Buleleng

Pemudik ini ngotot meskipun baru vaksin dosis II. Dan sesuai aturan untuk pelaku perjalanan dalam negeri selama arus mudik dan arus balik, diwajibkan lengkap dosis hingga booster atau menunjukkan rapid test antigen 24 jam. (120)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini