Amankan GPDRR ke-7, Indonesia- PBB Tandatangani Kerjasama Pengamanan

picsart 22 04 27 16 17 26 358
KERJASAMA - Panglima Kogabwilhan II, Marsekal Madya Imran Baidirus dan UNDSS Event Security Coordinator, Sassan Rahimi, melakukan penandatanganan kerjasama pengamanan GPDRR ke-7.

Nusa Dua, DENPOST.id

Pemerintah Indonesia dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menandatangani perjanjian bidang kerja sama pengamanan jelang Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) ke-7.
Penandatanganan nota kesepahaman antara dua pihak ini diselenggarakan di Nusa Dua, Rabu (27/4/2022) oleh Panglima Kogabwilhan II, Marsekal Madya Imran Baidirus dan UNDSS Event Security Coordinator, Sassan Rahimi serta diparaf Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Sonny Apriyanto dan Kapolda Bali, Irjen Pol. Putu Jayan Danu Putra.

Nota Kesepahaman tersebut memfokuskan pada kerjasama pengamanan yang nantinya mengatur peran TNI, Polri dan PBB, dalam hal ini United Nations Department for Safety and Security (UNDSS).

Baca juga :  Hadapi Konsep New Normal, Kutuh Bentuk Ini

Deputi Bidang Sistem dan Strategi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Raditya Jati, menyampaikan, ini merupakan kolaborasi bersama untuk menyukseskan pertemuan GPDRR ke-7 yang digelar di Bali pada 23 – 28 Mei 2022.
“Kolaborasi antarpihak, baik komitmen untuk bekerjasama sebagai tim terpadu dan solid akan menjadi kontribusi penting untuk menyukseskan GPDRR ke-7,” kata Raditya.

Lebih lanjut Raditya mengatakan, penandatanganan MoU ini sebagai landasan secara legal untuk menunjukkan komitmen bersama dalam menerjemahkan lebih detail operasi pengamanan bersama. Termasuk dalam mengantisipasi potensi bahaya keamanan maupun bencana alam.

Koordinator UNDSS untuk Keamanan Acara, Sassan Rahimi, mengapresiasi dukungan selama ini dari Pemerintah Indonesia. Khususnya dalam bidang pengamanan yang dibutuhkan selama penyelenggaraan GPDRR nanti. Dia juga mengatakan kerjasama yang dibangun sejak persiapan sudah sangat baik dan profesional.

Baca juga :  Cegah Corona, Diskes Badung Adakan ‘’Screening’’ di Sayan Baleran

“Bagi UNDRR, penyelenggaraan GPDRR ini merupakan acara yang sangat penting untuk PBB dan kami sangat mengapresiasi Pemerintah Indonesia sebagai tuan rumah. Kami akan mendukung sepenuhnya kerjasama pengamanan untuk membangun dunia yang lebih baik dan juga acara GPDRR 2022 ini,” kata Sassan.

Kolaborasi ini merupakan upaya bersama sebagai bagian dari langkah pengurangan risiko bencana. Setiap pihak akan melakukan analisis risiko, merancang rencana operasi, mengidentifikasi sumber daya yang dibutuhkan serta memastikan semuanya tersedia sehingga potensi yang membahayakan dapat diantisipasi sejak dini.
“Pada dasarnya ini sudah kita sepakati bagaimana cara penanganan dan pengamanan nanti. Pelaksanaannya nanti oleh Bapak Pangdam dan juga Bapak Kapolda sebagai pengaman wilayah,” ujar Panglima Kogabwilhan II, Marsekal Madya Imran Baidirus.

Baca juga :  Duduk di Balai Piasan Pura Batungaus, Seorang WNA “Diburu” Pecalang

Kapolda Bali, Irjen Pol. Putu Jayan Danu Putra, menambahkan, pada area tertentu atau “blue zone” yang bekerjasama dengan Polri, ini akan menjadi kewenangan dari UNDSS. Sedangkan di luar area “blue zone” pengamanan akan menyesuaikan sesuai dengan bidang masing-masing.
“Saat berkaitan dengan VVIP adalah bergabung dengan TNI, VIP dengan Polri,” kata Putu Jayan.
(113)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini