Gubernur Koster Undang Turis Ramai-ramai ke Bali

kosterku
Gubernur Bali Wayan Koster

Sumerta, DenPost

Perkembangan kasus covid-19 di Bali kian terkendali. Hal ini terlihat dari data kumulatif kasus sampai 30 April 2022. Jumlah kasus baru covid-19 menurun secara konsisten, melandai, dan stabil, pada angka dua digit yang rendah antara 15 sampai 30 kasus per hari. Bahkan pada 30 April 2022 jumlah kasus baru hanya 17, pasien sembuh ada tujuh, dan tidak ada yang meninggal dunia. Demikian dikatakan Gubernur Bali Wayan Koster dalam siaran pers pada Minggu (1/5/2022).

“Meskipun sejak 7 Maret 2022 berlaku kebijakan tanpa karantina dan Visa on Arrival (VoA) bagi wisatawan mancanegara (wisman), data menunjukkan tidak ada lonjakan kasus baru covid-19. Bahkan kasusnya cenderung menurun,” tegasnya.

Sedangkan warga yang divaksin booster hingga 30 April 2022 lebih dari 65%. Menurut Gubernur Koster, pencapaian yang baik ini berkat kerja keras bersama, sinergi dan kolaborasi bersama dengan Pangdam IX/Udayana, Kapolda Bali beserta jajaran, walikota/bupati se-Bali, perbekel, bendesa adat, dan berbagai komponen masyarakat.

Pencapaian yang baik ini juga berkat kesadaran masyarakat Bali yang sangat tertib dan disiplin dalam melaksanakan prokes serta mengikuti vaksinasi, termasuk vaksin booster.

Dengan menurunnya kasus covid-19 dan tingginya capaian vaksin booster, ternyata menciptakan suasana yang nyaman, aman, dan kondusif, bagi kunjungan turis ke Pulau Dewata. Jumlah wisdom dan wisman pun semakin meningkat.

Baca juga :  Tak Tahan Cium Bau Bangkai Babi, Puluhan KK di Desa Bila Mengungsi

Sejak kunjungan wisman dibuka pada 14 Oktober 2021 dan berlakunya kebijakan baru pada 7 Maret 2022 yaitu tanpa karantina dan fasilitas VoA untuk 43 negara, data menunjukkan bahwa jumlah penerbangan internasional ke Bali dan jumlah kunjungan wisdom serta wisman terus meningkat.

Sampai saat ini terdapat 11 maskapai yang melayani penerbangan internasional ke Bali, dan bertambah lagi dengan penerbangan oleh Maskapai Emirates dan Thai Air.

Jumlah penerbangan internasional ke Bali pada 1 sampai 30 Maret 2022 mencapai 123 pesawat, dengan total penumpang wisman sebanyak 17.250 atau rata-rata sebanyak 575 orang per hari.

Pada 1 sampai 30 April, jumlah penerbangan internasional ke Bali meningkat menjadi 305 pesawat (meningkat 148% dibanding Maret), dengan total penumpang wisman sebanyak 66.685 (meningkat drastis 287% dibanding Maret) atau rata-rata 2.222 orang per hari. Sedangkan jumlah penerbangan domestik ke Bali pada 1 sampai 30 Maret sebanyak 2.188 pesawat, dengan total penumpang sebanyak 276.619 atau rata-rata sebanyak 9.220 orang per hari.

 

Namun jumlah penerbangan domestik ke Bali pada 1 sampai 30 April 2022 menurun menjadi sebanyak 1.966 pesawat (menurun 11% dibanding Maret), dengan total penumpang sebanyak 245.050 atau rata-rata 8.168 orang per hari. Penurunan ini terjadi karena ibadah puasa selama Ramadan.

Kebijakan tanpa karantina dan VoA yang berlaku sejak 7 Maret 2022, semula untuk 43 negara, namun pada 27 April 2022 ditambah menjadi 60 negara. Hal ini merupakan momentum pemulihan pariwisata Bali. “Momentum ini harus dijaga agar pemulihan pariwisata berlanjut sebagai upaya pemulihan perekonomian Bali secara keseluruhan akibat mengalami keterpurukan selama lebih dari dua tahun sejak Maret 2020,” ucap Gubernur tamatan ITB ini.

Baca juga :  Menuju Bali Bebas Karantina, Gubernur Minta Warga Wajib Vaksinasi ‘’Booster’’

Pemulihan pariwisata dan perekonomian Bali berjalan lebih cepat karena Bali menjadi tempat pertemuan internasional yaitu Konvensi Minamata tentang Merkuri pada 21 – 25 Maret 2022 yang diikuti 135 negara, dengan jumlah peserta mencapai lebih dari 1.000. Kemudian pertemuan ke-144 parlemen sedunia pada 20 – 24 Maret 2022 yang diikuti 178 negara, dengan jumlah peserta mencapai lebih dari 1.200. Pertemuan internasional ini tidak berdampak pada peningkatan kasus baru covid-19.

Upaya pemulihan pariwisata dan perekonomian Bali, tambah Gubernur Koster, berlanjut dalam situasi yang lebih baik, karena Bali menjadi tempat pertemuan internasional berikutnya yaitu Global Platform for Disaster Risk Reduction (Pengurangan Risiko Bencana) pada 23 – 28 Mei 2022, y7ang diikuti 193 negara dan jumlah peserta mencapai 4.000.

Yang sangat penting, Bali juga mendapat kepercayaan menjadi tempat  KTT G20 yang meliputi berbagai rangkaian pertemuan. Pertemuan tingkat menteri dilaksanakan mulai pertengahan tahun 2022, dan pertemuan puncak yang rencananya dihadiri 39 kepala negara, dengan jumlah peserta mencapai lebih dari 10.000 pada 15–16 November mendatang. Dalam rangka menyukseskan pertemuan internasional tersebut, Gubernur Koster akan melakukan persiapan dan langkah-langkah secara niskala dan sekala.

Baca juga :  Capaian Vaksinasi Rendah, Kakesdam Tinjau Serbuan Vaksinasi di Tiga Kabupaten

Gubernur Koster memastikan penanganan pandemi covid-1 9 dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan masyarakat Bali diharapkan memberi dukungan penuh dengan tetap menjalankan prokes secara tertib. Dengan demikian, pertemuan internasional tersebut berlangsung nyaman, aman, damai, dan sukses.

Menurut Gubernur asal Desa Sembiran, Buleleng, inisuksesnya pertemuan internasional tersebut berdampak langsung terhadap citra Bali sebagai tempat pertemuan, sekaligus mampu menangani pandemi covid-19 dengan baik.

Dengan demikian pemulihan pariwisata dan perekonomian Bali akan berlanjut sampai mencapai terget kunjungan wisatawan sebagaimana halnya sebelum pandemi covid-19.

Dalam rangka percepatan pemulihan pariwisata dan perekonomian Bali, Gubernur Koster mengundang para wisatawan domestik (wisdom) dari berbagai daerah di Indonesia dan wisman dari berbagai negara. ‘’Datanglah beramai-ramai ke Bali melihat keindahan alam, keramahtamahan masyarakat dan keunikan budaya Bali,’’ tambah Gubernur Koster.

Dia juga memastikan bahwa Bali nyaman, aman, dan kondusif, untuk dikunjungi siapa saja. Hal itu berkat restu alam, leluhur, lelangit Bali, dan guru-guru suci, serta kerja keras bersama dan kesadaran kolektif masyarakat Bali. Gubernur Koster yakin Bali bangkit kembali. (wir)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini