Tak Kantongi Surat Lapor Diri, Puluhan Duktang Dijaring Satpol PP

picsart 22 05 10 16 20 52 847
DUKTANG - Satpol PP Klungkung melakukan penertiban duktang di Kelurahan Semarapura Kelod Kangin, Senin (9/5/2022) malam.

Semarapura, DENPOST.id

Pascalibur lebaran, Satpol PP Klungkung turun melakukan penertiban penduduk pendatang (duktang) di Kelurahan Semarapura Kelod Kangin, Senin (9/5/2022) malam. Sebanyak 41 orang duktang berhasil terjaring karena tidak membekali diri dengan surat tanda lapor diri.

Mereka yang terjaring sidak ini ditemukan di dua lokasi. Pertama di Banjar Mergan sebanyak 26 duktang. Kemudian di Banjar Pande sebanyak 15 pendatang. Mereka yang terjaring ini sebagian tidak mengantongi surat tanda lapor diri. Ada juga yang mengantongi surat lapor diri, namun masa waktunya sudah berakhir atau kedaluwarsa.

“Kami sudah minta pelanggar agar segera melengkapi administrasi diri di Kantor Kelurahan Semarapura Klod Kangin,” ujar Kepala Bidang Perundang-Undangan Daerah Satpol PP dan Damkar Klungkung, I Ketut Muka, Selasa (10/5/2022).

Menurut Muka, duktang yang terjaring sidak ini masih sebatas pembinaan dan belum diambil tindakan tegas. Selama ini, Kelurahan Semarapura Klod Kangin memang dikenal sebagai wilayah kantong pendatang di Klungkung. Masyarakat yang heterogen, membuat permasalahan kependudukan di wilayah itu menjadi lebih kompleks jika dibanding wilayah lainnya di Klungkung.

Baca juga :  Polisi Amankan Ratusan Telur Penyu di Pelabuhan Tribuana

Sementara itu, Kepala Satpol PP dan Damkar Klungkung, I Putu Suarta, mengatakan kalau dirinya di Satpol PP tidak alergi dengan kehadiran duktang di Klungkung. Hanya saja, semua duktang yang datang dimintanya harus mengikuti aturan. Salah satunya tertib administrasi dengan membawa identitas atau KTP dan mencari surat tanda lapor diri.

Apalagi berkaca dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, biasanya moment arus balik ini akan dimanfaatkan oleh pemudik untuk mengajak saudara ataupun temannya ikut merantau ke Klungkung.

Baca juga :  WNA Dalam Pengawasan Sempat ke Singapura

“Kepada keluarga yang tadinya mudik dan kemudian balik lagi ke Klungkung, kami berharap agar melengkapi dengan administrasi kependudukan. Setelah sampai di tempat tujuan hendaknya melapor ke aparat desa setempat, sehingga saudara-saudara yang baru datang diketahui oleh aparat setempat,” imbau Putu Suarta.

Selain terkait lapor diri, Putu Suarta juga mengimbau agar pemudik yang kembali ke Klungkung tidak mengajak saudara ataupun teman. Apalagi jika saudara dan temannya tersebut belum memiliki pekerjaan dan tujuan yang pasti. Menurut Putu Suarta, hal ini menjadi catatan penting, sebagai antisipasi agar kelak tidak menjadi pemicu terjadinya gangguan ketertiban umum.

Baca juga :  Diupah Rp 200 Ribu untuk Ambil SS, Pria Pengangguran Ditangkap

“Kalau belum ada tujuan, jangan ajak teman atau saudara karena akan membebani Pemerintah Daerah setempat dan juga sebagai antisipasi gangguan ketertiban umum nantinya,” ujar Putu Suarta. (119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini