Bangkitkan Potensi UMKM Perikanan dan Kelautan, TNI AL Diapresiasi Tamba

picsart 22 05 11 16 30 53 496
RAKOR - Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, mendampingi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Yudo Margono, membuka Rapat Koordinasi dan Rapat Kerja Teknis Potensi Maritim (Potmar).

Negara, DENPOST.id

Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, mendampingi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Yudo Margono, membuka Rapat Koordinasi dan Rapat Kerja Teknis Potensi Maritim (Potmar). Rakor diikuti jajaran petinggi TNI AL, Danlanal se-Indonesia, di kawasan Indonesian Naval Aquagriculture Program (INAP) II di Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana, Rabu (11/5/2022).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Sesmenko Marves) Ayodhia G.L. Kalake; Dirjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) TB Haeru Rahayu dan Direktur Tata Kelola Destinasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Indra Ni Tua.

Tamba mengaku bahagia karena Kabupaten Jembrana dipilih sebagai lokasi Rakor dan Rakernis Potmar dan pelaksanaan Indonesian Naval Aquagriculture Program (INAP) yang merupakan salah satu kluster dalam program Kampung Bahari Nusantara (KBN) .Tujuan program ini untuk menyejahterakan masyarakat pesisir. Program INAP ini selaras dengan salah satu program TNI AL yaitu pembinaan Potensi Maritim (Potmar).
Tamba yakin ini akan berdampak positif kepada Jembrana terutama dalam program INAP.

“Kami sudah merasakan manfaatnya. 300 orang tenaga kerja sudah diserap dalam proses pembangunan INAP, dan ada 60 orang yang bekerja di setiap INAP,” ucap Tamba.

Baca juga :  Bupati Gianyar Lantik Ratusan Pejabat

Dia menambahkan, akan mendorong pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam pengolahan hasil budidaya udang vaname dari program INAP yang merupakan program strategis TNI AL. “Kita akan  menumbuhkan UMKM, saya sudah berdiskusi dengan Bapak Kasal, nantinya udang vaname yang mungkin ukurannya kecil-kecil itu bisa diolah oleh UMKM misalnya untuk dijadikan kerupuk udang, terasi, bakso atau olahan udang lainnya. Ini akan bermanfaat secara sosial untuk masyarakat Kabupaten Jembrana,” ujar Tamba.

Baca juga :  Jembrana Segera Terapkan PTM 100 Persen

Dia juga menyampaikan terima kasih dan harapannya kepada TNI AL yang sudah banyak berkontribusi untuk Jembrana, dan ia tetap menitipkan Jembrana untuk selalu dapat diberikan program-program prioritas.

Sementara itu, Kasal Laksamana TNI Yudo
Margono mengatakan alasan memilih Jembrana sebagai lokasi pelaksanaan Rakornis. Menurutnya, Jembrana sukses dalam pengembangan program INAP. Diharapkan hal ini mampu ditiru oleh Danlanal se-Indonesia.
“Program INAP ini murni karya anak bangsa, tidak mencontoh negara lain. Bahkan di dunia, program yang dilakukan ini hanya ada di Jembrana, Bali,” paparnya.

Baca juga :  Kafe di Delod Berawah Disidak, Seorang Pemilik Diamankan

Ke depan program ini akan digunakan sebagai proyek percontohan untuk mengembangkan ketahanan pangan khususnya budidaya perikanan. “Program INAP dibangun di tiga lokasi di Jembrana Bali yaitu INAP I, II dan III dengan kapasitas masing-masing 30 kolam pada lahan 6 hektar dengan fokus pada budidaya hasil laut seperti udang, lobster, ikan kerapu dan lain sebagainya. Namun untuk saat ini pelaksanaan Program INAP akan lebih difokuskan pada pengembangan budidaya udang vaname dengan menggunakan teknologi terbaru karya anak bangsa yang hanya ada di Indonesia. Direncanakan akan ada 1.000 INAP yang akan dikembangkan di seluruh Indonesia” pungkasnya. (c/120)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini