Sang Bos Ditahan, Pentolan PT GSI juga Tersangka

riski1
Rizki Adam

Padangsambian, DenPost

Setelah 12 jam diperiksa penyidik Unit V Satreskrim Polresta Denpasar, bos PT Goldcoin Sevalon International (GSI) Rizki Adam akhirnya ditetapkan menjadi tersangka. Polisi langsung menahan Rizki Adam di polresta. Tak hanya dia, beberapa pentolan atau pejabat lain di PT GSI juga menyandang status tersangka tersangka.

Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Mikael Hutabarat, saat dimintai konfirmasi, Kamis (12/5/2022), mengatakan bahwa memang benar tersangka Rizki Adam ditahan di polresta. “Setelah dilakukan gelar perkara, dia ditetapkan menjadi tersangka, dan langsung kami tahan,” tegasnya.

Menurut Mikael, tersangka Rizki Adam langsung ditahan karena dikhawatirkan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti. “Perkembangan lain, kami sampaikan nanti. Saat ini masih dalam proses penyidikan,” tegasnya.

Tersangka Rizki Adam awalnya dipanggil untuk diperiksa pada Rabu (11/5/2022) sekitar pukul 11.30. Penyidik lalu melakukan pemeriksaan selama 12 jam atau tepatnya hingga pukul 23.45. Saat diperiksa, tersangka didampingi dua kuasa hukumnya, Riski Kinarta Barus dan Indra Tarigan.

Baca juga :  Tinjau Pembangunan Reservoir, Dewan Harapkan Ini

“Setelah diperiksa dan di-BAP, Adam Riski ditetapkan menjadi tersangka dan langsung ditahan. Kami hormati keputusan penyidik. Sedangkan klien kami dicecar dengan 94 pertanyaan,” ujar Kinarta Barus, didampingi Indra Tarigan.

 

Apakah ada rencana mengajukan penangguhan penahanan? Terkait hal ini, Kinarta Barus enggan memberikan penjelasan lebih lanjut. “Intinya sampai ini dulu, sedangkan yang lain nanti ya,” jawabnya.

Sebelumnya Adam Rizki memenuhi panggilan petugas Unit V Satreskrim Polresta Denpasar, pada Rabu (11/5). Dia diperiksa terkait laporan para member (anggota) yang mengaku menjadi korban kasus dugaan penipuan investasi berkedok koperasi.

Baca juga :  Juru Masak Asal Jepang Gantung Diri di Pertokoan Sudirman

Didampingi dua kuasa hukumnya, pria asal Padang, Sumatera Barat (Sumbar), itu mulai menjalani pemeriksaan sekitar pukul 11.30. Saat itu Rizki Adam masuk ruangan penyidik dengan mengenakan kemeja bermotif batik. Sedangkan belasan orang yang mengaku sebagai korban dari investasi yang diduga bodong itu turut hadir menunggu proses pemeriksaan. “Kami bersama 35 korban lainnya mengalami kerugian Rp 1,5 miliar. Kami berharap polisi mengejar kasus ini sampai tuntas, sebab korban ada di seluruh Indonesia,” ucap salah satu korban.

Baca juga :  10.154 Peserta Ikuti Tes CPNS di Denpasar

Kapolresta Denpasar AKBP Bambang Yugo Pamungkas menyebut bahwa Rizki Adam diperiksa terkait laporan seorang korban yang mengaku ditipu dengan investasi PT GSI. (yan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini