Tak Fasih Bahasa Inggris, 10 Orang CPMI Tak Lulus Prawawancara

picsart 22 05 17 17 52 03 497
PELATIHAN - Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, membuka pelatihan dan sertifikasi kompetensi CPMI gelombang III di Ruang Rapat Kantor Dinas Catatan Sipil, Selasa (17/5/2022).

Semarapura, DENPOST.id

Program Pemkab Klungkung menyalurkan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dari KK miskin terus bergulir. Namun sejauh ini, pemberangkatan CPMI tersebut masih dihadang sejumlah kendala. Salah satunya belun fasihnya penguasaan Bahasa Inggris sehingga ada sejumlah CPMI yang tidak lulus. Persoalan ini tidak ditampik Kepala Bidang Pelatihan Produktivitas dan Transmigrasi di Dinas Ketenagakerjaan Klungkung, Made Sukadana, Selasa (17/5/2022).

Menurut Sukadana, peserta pelatihan angkatan I dan II memang belum semuanya dapat diberangkatkan. Salah satu penyebabnya karena kelengkapan dokumen dan juga kemampuan berbahasa Inggris. Hal ini menyebabkan satu orang tidak lulus wawancara final dan 10 orang tidak lulus prawawancara.

Baca juga :  Sempat Masuk DPO, Terpidana Kasus Korupsi Ditangkap

“Satu peserta tidak lulus final interview karena terbatas di penguasaan bahasa (Inggris), dia kurang fasih. Selain itu ada juga 10 orang yang tidak lulus di tahap prainterview, penyebabnya karena belum lengkap dokumen dan juga karena terkendala Bahasa Inggris. Walau demikian, sekarang mereka tetap berupaya mempersiapkan diri untuk melengkapi kekurangannya,” ungkap Sukadana.

Walaupun belum semua peserta CPMI dapat diberangkatkan, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Klungkung tahun ini tetap menggelar pelatihan dan sertifikasi kompetensi CPMI gelombang III. Kegiatan yang dimulai pada Selasa (17/5/2022) tersebut diikuti 20 peserta yang seluruhnya berasal dari KK miskin. Selain peserta angkatan III, kegiatan yang dilangsungkan di Ruang Rapat Kantor Dinas Catatan Sipil tersebut juga diikuti 9 peserta angkatan II yang rencananya akan diberangkatkan tahun ini.

Baca juga :  Bupati Suwirta Minta Stop Pungli di Nusa Penida

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta sempat hadir membuka pelatihan tersebut. Dia berharap peserta pelatihan memiliki tekad dan komitmen untuk lepas dari garis kemiskinan.

“Jangan merasa nyaman dan bangga ketika menerima bantuan dari pemerintah. Belajarlah dengan serius, jangan mudah goyah dan cepat putus asa,” ujar Suwirta.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Klungkung, I Wayan Sumarta, mengatakan, pelatihan CPMI sudah dimulai sejak tahun 2019 lalu. Yang mana pada angkatan I diikuti 20 orang dan angkatan II berjumlah 15 orang. Dari jumlah tersebut, 4 orang sudah bekerja sebagai kru kapal pesiar dan 9 orang lainnya juga akan segera menyusul. (119)

Baca juga :  Truk Engkel Terjun ke Tukad Jinah, Tujuh Orang Luka-luka dan Sopir Meninggal

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini