Terapkan Aturan Perjalanan Terbaru, PPLN Cukup Tunjukkan Sertifikat Vaksin Kedua

picsart 22 05 18 18 28 50 706
WISMAN MENINGKAT - Wisatawan mancanegara yang datang ke Bali, terus meningkat seiring adanya peloggaran aturan oleh pemerintah.

Kuta, DENPOST.id

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mulai menerapkan aturan perjalanan udara terbaru pada, Rabu (18/5/2022). Peraturan tersebut, mengacu pada Surat Edaran Kementerian Perhubungan Republik Indonesia No. 56 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Dalam Negeri pada Masa Pandemi Covid-19 dan Surat Edaran No. 58 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri pada Masa Pandemi Covid-19.

Mengacu pada peraturan tersebut, Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) yang sudah mendapatkan vaksin dosis kedua atau dosis ketiga (Booster) tidak diwajibkan untuk menunjukkan hasil negatif RT- PCR atau Antigen. Sedangkan bagi PPDN yang baru mendapatkan vaksinasi dosis pertama wajib menunjukkan hasil negatif RT-PCR yang berlaku 3 x 24 Jam, setelah pengambilan sampel atau Rapid Test Antigen yang berlaku 1 x 24 jam, setelah pengambilan sampel.

Baca juga :  Di Denpasar, Satu Pasien Meninggal dan 12 Orang Positif Covid-19

Bagi pelaku perjalanan dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid dan tidak dapat menerima vaksinasi, wajib menunjukkan hasil negatif RT-PCR yang berlaku 3 x 24 jam, setelah pengambilan sampel atau Rapid Test Antigen yang berlaku 1 x 24 jam, setelah pengambilan sampel, serta surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah.

Syarat-syarat tersebut dikecualikan bagi PPDN dengan usia di bawah 6 tahun, namun wajib didampingi oleh pendamping yang telah memenuhi ketentuan vaksin dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Baca juga :  Terbakar Jelang Subuh, Sebuah Restoran di Kawasan ITDC Diperkirakan Merugi Miliaran Rupiah

“PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, telah menerapkan peraturan perjalanan udara terbaru per hari ini. Kami juga telah bersinergi dengan stakeholder terkait, seperti Kantor Kesehatan Pelabuhan dan pihak maskapai demi mendukung kelancaran penerapan peraturan perjalanan udara terbaru,” kata General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Herry A. Y. Sikado.

Adapun peraturan bagi PPLN juga mengalami penyesuaian. Saat ini PPLN cukup menunjukkan sertifikat (fisik maupun digital) vaksin dosis kedua seminimalnya 14 hari sebelum keberangkatan sebagai syarat memasuki Indonesia, dan mengunduh aplikasi PeduliLindungi untuk verifikasi sebelum melakukan keberangkatan.

Baca juga :  Desa Adat di Takmung Akan Buat Pararem Prokes

“Kami mendukung sepenuhnya penyesuaian peraturan perjalanan udara, baik domestik maupun Internasional dari pemerintah, seiring melandainya kasus penularan Covid-19 di Indonesia. Dengan adanya penyesuaian-penyesuaian tersebut, kami berharap trafik penumpang di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, dapat meningkat secara berkala,” ujarnya. (113)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini