Penataan DTW Tanjung Benoa Ditarget Mulai 2023

picsart 22 05 30 19 09 15 652
SAMPAIKAN PAPARAN - Kadisparda Badung, Nyoman Rudiarta, saat menyampaikan paparannya dalam kunker Komisi II di Tanjung Benoa.

Kutsel, DENPOST.id

Pentaan dan pengelolaan DTW Tanjung Benoa ditarget mulai dilaksanakan tahun 2023. Untuk mempercepat proses ini, Dewan Badung mengaku siap mengawal agar target ini bisa terwujud.

Hal itu, diungkapkan Wakil Ketua II Komisi II DPRD Badung, Nyoman Gede Wiradana saat kunker bersama rombongan Komisi II dan Disparda Badung ke Tanjung Benoa, Senin (30/5/2022).

Pihaknya selaku Dewan siap mendorong agar penataan dan pengelolaan DTW Tanjung Benoa bisa segera terwujud. Karenanya, dia berharap ranperda penataan dan penerapan retribusi nantinya bisa dibahas di anggaran perubahan. Dengan begitu diharapkan tahun 2023, penataan dan pengelolaan sudah bisa dilakukan.

Seandainya pun tidak memungkinkan di perubahan, dia berharap pembahasan bisa dilakukan di anggaran induk 2023. Karenanya dia sudah meminta kepada Dinas Pariwisata untuk mengajukan ranperda tersebut, untuk segera bisa dibahas di Dewan. “Kalau saya sih lebih cepat lebih bagus, namun bukan berarti tergesa-gesa dan asal-asalan,” ujarnya, didamping Anggota Komisi II yang juga Bendesa Adat Tanjung Benoa, Made Wijaya.

Baca juga :  Gas Motor Nyantol, Kak Gaul Tewas Terlempar ke Sungai Ayung

Wijaya menambahkan, dirinya baik selaku Dewan maupun Bendesa Adat sangat berharap agar penataan dan pengelolaan DTW Tanjung Benoa bisa segera dilaksanakan.

Sementara Kadisparda Badung, Nyoman Rudiarta juga berharap agar pengelolaan kawasan DTW Tanjung Benoa nantinya memanfaatkan teknologi. Di mana, segala transaksi yang berlangsung menggunakan E-Money dengan sistem digitalisasi. Dengan begitu segala transaksi akan transparan dan menjadikan kawasan ini dikelola dengan profesional. (113)

Baca juga :  Kasus Pencurian Sepeda Terungkap, Satu Orang Buron

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini