Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Warmadewa Sasar ODHA dan PSK

picsart 22 06 01 20 16 02 851
PENGABDIAN MASYARAKAT - Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Warmadewa, Selasa (31/5/2022), di Kota Denpasar.

Denpasar, DENPOST.id

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial masyarakat, Universitas Warmadewa melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat pada Selasa (31/5/2022) di Kota Denpasar. Pengabdian Kepada Masyarakat ini menyasar Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) dan Penjaja Seks Komersial (PSK). Para ODHA dan PSK ini diberikan pelatihan kewirausahaan.

Kegiatan ini melibatkan dosen dan mahasiswa Universitas Warmadewa dengan ketua pelaksana, Dr. Dewa Putu Yudi Pardita, S.E., M.Si., dan anggota I Made Setena, S.E., M.Agb serta Ni Putu Ayu Tika Kurniawati, S.E., M.M. “Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan kewajiban seorang dosen dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini juga wajib melibatkan mahasiswa untuk berkegiatan di luar kampus sehingga menjadi pengalaman berharga bagi mereka dalam mengasah kemampuan akademiknya,” terang Yudi Pardita.

Baca juga :  Tanaman Langka Hijaukan Taman Kota Lumintang

Program pelatihan kewirausahaan terhadap ODHA dan PSK, kata Yudi Pardita, merupakan modal pengembangan diri dalam memperbaiki hidup serta perekonomian peserta. “Program ini perlu dilaksanakan secara bertahap dan berkesinambungan dengan tujuan untuk meningkatkan status sosial dan ekonomi ODHA yang mengalami pemutusan hubungan kerja, diskriminasi di tempat kerja, dan pengangguran,” katanya.
Selain itu, program ini diharapkan mampu melepaskan PSK yang selama ini berada dalam jerat lingkungan prostitusi.

Menurut Yudi Pardita, kesuksesan kegiatan ini tidak lepas dari dukungan Yayasan Kerti Praja yang memfasilitasi dan menghadirkan peserta.
Tahapan pelaksanaan program pelatihan kewirausahaan pada ODHA dan PSK ini meliputi; pemetaan melalui observasi dan analisis situasi di Yayasan Kerti Praja, ceramah keagamaan dan motivasi, peningkatan keterampilan melalui pelatihan yang berkelanjutan dengan cara-cara partisipatif dan perintisan atau pengembangan usaha.

Baca juga :  Bali Juara Lomba Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru, Produktif dan Aman Covid-19

“Pada dasarnya PSK membutuhkan keterampilan untuk membekali diri mereka. Setelah keluar dan bergabung dengan masyarakat normal, maka mereka butuh suatu keterampilan seperti keterampilan menjahit, salon, menyulam, fashion, dan berbagai macam keterampilan yang dapat menambah kemampuan sebagai modal masa depan,” paparnya.

Dikatakan pula, pemberian pelatihan kewirausahaan pada PSK dapat memberikan bekal untuk berusaha mandiri karena hal yang paling utama dari pembinaaan PSK adalah dari dalam, yakni mental dan spiritual harus dibenahi terlebih dahulu baru kemudian diisi dengan pelatihan keterampilan.

Baca juga :  29 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Denpasar

Pada akhir acara tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Warmadewa memberikan bantuan sembako kepada peserta sebagai bentuk berbagi ilmu dan kebahagiaan kepada seluruh lapisan masyarakat. (a/111)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini