Antisipasi Penimbunan Solar, Dinas PKP Bentuk Tim Pengawasan

picsart 22 06 03 19 14 51 515
Kadis Perhubungan, Kelautan dan Perikanan Jembrana, I Ketut Wardana Naya.

Negara, DENPOST.id

Adanya dugaan penangkapan penimbunan solar bersubsidi oleh dua orang tersangka, yakni SM (44) dan AY (30) oleh Ditpolair Polda Bali, menjadi perhatian Dinas Perhubungan, Perikanan dan Kelautan (PKP) Jembrana. Kepala Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan Jembrana, I Ketut Wardana Naya, Jumat (3/6/2022), mengatakan sejatinya setiap pembelian solar bersubsidi memang harus menggunakan rekomendasi.

“Kalau mereka yang ditangkap tidak menggunakan rekomendasi berarti tanpa sepengetahuan kami,” jelasnya.

Baca juga :  Jembrana Laksanakan Lomba Ogoh-ogoh

Dikatakan dia, meskipun ada dugaan penimbunan, rekomendasi untuk pembelian BBM solar bersubsidi bagi nelayan lain tidak berpengaruh. Terutama kapal dengan bobot di bawah 30 GT. Hanya saja sebanyak 7 rekomendasi yang juga diamankan saat pengakuan dua orang yang diduga menimbun tidak akan dikeluarkan lagi, hingga nantinya ada keterangan dari kepolisian bahwa barang rekomendasi yang diamankan tidak terkait dengan penimbunan.

Karena ketika ada penimbunan, satu dampak maka akan membuat kelangkaan BBM solar bersubsidi di nelayan, sehingga ke depan akan dilakukan pengawasan ketat agar tidak ada upaya penimbunan.

Baca juga :  Saksi Dugaan Kasus Politik Uang Diperiksa Bawaslu

Dikatakannya guna mengantisipasi adanya penimbunan BBM solar bersubsidi, pihaknya akan membuat tim pengawasan yang melibatkan internal dinas dan instansi luar yang terkait. Pengawasan ini mulai dari proses permohonan rekomendasi pembelian solar bersubsidi hingga pada saat pembelian. (120)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini