Menjadoel Bersama Rumah Reina Ajak Generasi Muda Lestarikan Jamu

picsart 22 06 05 21 07 41 625
MENJADOEL - Press conference Menjadoel 2022, di Mangsi Teuku Umar Barat, Denpasar, Sabtu (4/6/2022).

Pemecutan Kelod, DENPOST.id

Warisan budaya Indonesia, sangat beragam keberadaannya, dimulai dari artefak, pakaian, rumah tradisional hingga minuman. Jamu merupakan salah satu minuman tempo dulu yang tak lekang waktu, di mana sangat berkesan di hati masyarakat Indonesia.

Namun tak bisa dipungkiri, masuknya arus budaya modern telah menggantikan budaya tempo dulu masyarakat yang gemar minum jamu, khususnya generasi muda Indonesia. Mereka enggan minum jamu karena identik dengan rasanya yang pahit dan dilabeli sebagai minuman orang tua.

Ketua Acara Menjadoel, Ida Ayu Fabiola Grace menjelaskan akibat kurangnya minat masyarakat saat ini terhadap jamu merupakan alasan mengadakan acara ini. “Kami ingin masyarakat mengetahui urgensi dari jamu Indonesia, terhadap kesehatan masyarakat,” kata Fabiola Grace, saat press conference Menjadoel 2022, di Mangsi Teuku Umar Barat, Denpasar, Sabtu (4/6/2022).

Lebih lanjut dijelaskan dia, acara kampanye Menjadoel dilaksanakan untuk membantu generasi milenial dan Gen Z mengetahui pentingnya eksistensi jamu di tengah masyarakat. “Menjadoel merupakan salah satu project dari mata kuliah aktivitas humas, di mana saya sebagai penanggungjawabnya dan menginginkan mahasiswa saya agar bisa memberikan sesuatu yang memang dibutuhkan saat ini,” tutur Dewa Ayu Sugiarica Joni, S.Sos.,M.A., selaku Dosen Penanggungjawab Acara Kampanye Menjadoel 2022.

Baca juga :  Selama Pandemi, Perantau Asal Bali Diminta Tak Pulang

Oleh karena itu, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Udayana Angkatan 2019, bersama Rumah Reina berkolaborasi melalui serangkaian kampanye Menjadoel (Men-Jamoe Doeloe). Kampanye Menjadoel bersama Rumah Reina, memiliki komitmen yang sama.

Seperti halnya disampaikan Ayu Aryani, pemilik Rumah Reina. “Saya sangat mengapresiasi acara Menjadoel, karena acara ini memiliki visi misi yang sama dengan Rumah Reina. Di mana, sama-sama ingin menggerakkan pemuda dalam mengkonsumsi jamu,” ujarnya.

Baca juga :  Suastini Koster Ajak Warga Denpasar Datang ke TPS

Paparan dari Ayu tersebut, menjelaskan Menjadoel bersama Rumah Reina; dijadikan sebagai sarana mengembangkan kearifan lokal dalam upaya melestarikan jamu sebagai warisan budaya Indonesia, di tengah modernisasi generasi saat ini, serta membantu mendukung UMKM penggiat jamu untuk tetap bertahan dan berkembang. Sasaran yang ingin dicapai dalam kampanye ini agar masyarakat, khususnya anak muda dapat mengenal dan tertarik mengkonsumsi jamu yang memiliki beragam rasa dan manfaat yang baik untuk kesehatan.

Untuk menggaet perhatian audiens, kampanye Menjadoel disusun dengan menggunakan sentuhan jaman dulu yang dipadukan dengan gaya yang disukai oleh Gen Z dan milenial.
Dalam press conference itu juga dijelaskan mengenai rangkaian acara kampanye Menjadoel diawali dengan digital campaign #YukJadoel melalui media sosial Instagram @menjadoel.

Baca juga :  Jaga Ekosistem Perairan Umum, 150 Ribu Benih Ikan Nila Ditebar

Kemudian, puncak acara kampanye Menjadoel akan diselenggarakan pada, Minggu 12 Juni 2022, di Geo Open Space, Jalan Raya Kedampang – Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung. Main even Menjadoel akan melibatkan Rumah Reina dalam mempromosikan jamu lewat talkshow, demo pembuatan jamu dan pameran jamu.

Acara juga akan diisi hiburan lainnya, di antaranya Bazar Sunday Market yang melibatkan UMKM dari berbagai sektor, jamu gendong runway, musical performance, serta stand up comedy. (112)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini