Realisasi Peningkatan PAD Tertinggi, Bangli Terima Penghargaan

picsart 22 06 06 13 39 34 067
PENGHARGAAN - Staf Ahli Bupati Bangli, I Wayan Sarma menyerahkan penghargaan kepada Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, didampingi Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar. DENPOST.id/ist

Bangli, DENPOST.id

Pemerintah Kabupaten Bangli meraih penghargaan sebagai realisasi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tertinggi tahun 2021. Penghargaan diserahkan di Jakarta dan diterima Staf Ahli Bupati I Wayan Sarma. Selanjutnya penghargaan diserahkan Sarma kepada Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, Senin (6/6/2022) di halaman Kantor Bupati Bangli. Penyerahan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar; Sekda Bangli, Ida Bagus Gde Giri Putra; seluruh pimpinan OPD dan ASN di lingkungan Pemkab Bangli.

Kepala BKPAD Kabupaten Bangli, I Dewa Bagus Riana Putra, dalam laporannya menyampaikan, penghargaan yang diraih Kabupaten Bangli adalah peringkat pertama dari Kementrian Dalam Negeri RI untuk katagori kabupaten. Penyerahan tersebut dilaksanakan di Hotel Bidakara Jakarta tanggal 1 sampai dengan 3 Juni 2022 yang lalu.

Baca juga :  Bupati Giri Prasta Tetap Berkomitmen Lanjutkan Proyek JLS

Sedana Arta dalam sambutannya mengatakan, penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Pusat atas kinerja Pemerintah Daerah terkait dengan Realisasi Pendapatan Daerah, Belanja Daerah dan PAD setiap bulannya. “Pelaksanaan APBD pada tahun anggaran 2021 merupakan tahun terberat dan tersulit yang kita lalui, karena masih merebaknya pandemi Covid-19. Namun dengan kegigihan serta kerja keras kita bersama dengan semangat jengah membangun Bangli dalam rangka mewujudkan Bangli era baru, kita dapat melalui semua rintangan yang ada baik dalam rangka merealisasikan pendapatan daerah maupun belanja daerah yang sudah direncanakan dalam APBD tahun anggaran 2021,” sebutnya.

Ditambahkan Sedana Arta, dalam rangka meningkatkan realisasi PAD yang sudah ditargetkan dalam APBD, berbagai langkah dan strategi telah dilakukan. Di antaranya melakukan sosialisasi secara berkala kepada wajib pajak, digitalisasi pajak dan retribusi dalam rangka menghindari kebocoran dan meningkatkan transparansi, melakukan pemetaan, pengembangan dan pengawasan potensi pajak dan retribusi secara intensif, memberikan reward dan funishment terhadap wajib pajak dengan membentuk Tim Wasjak.

Baca juga :  Lihadnyana Harapkan Pimpinan OPD Bersinergi Saat Jalankan Tugas

“Dengan kerja keras kita bersama, realisasi PAD pada tahun anggaran 2022 ini dapat kita maksimalkan sehingga rencana Belanja Daerah yang sudah kita tetapkan dalam APBD tahun anggaran 2022 bisa tetap terbiayai serta penghargaan ini dapat kita pertahankan,” tegasnya. (c/128)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini